2.316 Wisatawan Kunjungi Ranu Regulo Selama Libur Iduladha Hingga Waisak

Arsip foto - Sejumlah wisatawan mengunjungi objek wisata Ranu Regulo di Lumajang, Jawa Timur, Rabu, 10 Januari 2024. ANTARA FOTO/Irfan Sumanjaya/aww

2.316 Wisatawan Kunjungi Ranu Regulo Selama Libur Iduladha Hingga Waisak

Silvana Febiari • 1 June 2026 06:54

Malang: Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) menyebut sebanyak 2.316 wisatawan mengunjungi kawasan Ranu Regulo saat periode libur Iduladha hingga Waisak. Kunjungan tersebut tercatat pada 27-31 Mei 2026.

"Selama momen libur tersebut terdapat 2.316 wisatawan yang berkunjung ke kawasan Ranu Regulo," kata Ketua Tim Data Evaluasi dan Pelaporan Balai Besar TNBTS Hendra Wisantara, dilansir dari Antara, Senin, 1 Junni 2026. 

Berdasarkan data Balai Besar TNBTS per 31 Mei 2026 pukul 20.55 WIB, total kunjungan wisata ke Ranu Regulo mencapai 2.316 orang. Para wisatawan tersebut masuk melalui dua pintu masuk, yakni dari Kabupaten Malang dan Kabupaten Lumajang.
 


Dari pintu masuk Ranu Regulo sisi Kabupaten Malang, tercatat total 1.362 wisatawan. Jumlah tersebut terdiri atas 737 orang yang melakukan kunjungan wisata dan 625 orang yang beraktivitas berkemah.

Kemudian, terdapat 954 wisatawan mengakses kawasan Ranu Regulo melalui pintu masuk dari sisi Kabupaten Lumajang. Rinciannya, 572 orang melakukan kunjungan wisata dan 382 orang melaksanakan aktivitas berkemah.

Balai Besar TNBTS juga mencatat angka kunjungan dan aktivitas berkemah paling tinggi terjadi pada 31 Mei 2026 dengan total 875 wisatawan. Sebanyak 542 orang masuk Ranu Regulo dari Kabupaten Malang dan 333 orang masuk dari Kabupaten Lumajang.

Sedangkan, angka kunjungan dan aktivitas berkemah pada 27 Mei 2026 sebanyak 335 wisatawan, 28 Mei 2026 sebanyak 327 wisatawan, 29 Mei 2026 sebanyak 260 wisatawan, 30 Mei 2026 sebanyak 519 wisatawan.


Ranu Regulo/Dok. Dinas Pariwisata Kabupaten Lumajang


Hendra menyampaikan selama musim libur panjang pada akhir periode Mei 2026 TNBTS berkolaborasi dengan sejumlah pihak terkai. Tujuannya untuk melakukan pengawasan dan pengamanan kawasan wisata tersebut.

"Meski kunjungan di Bromo tutup keselamatan wisatawan tetap menjadi prioritas, maka dari itu kami bekerja sama mendirikan posko khusus pengunjung Ranu Regulo yang lokasinya berada di Ranu Pani," ungkap dia.

Ia juga mengimbau kepada seluruh wisatawan yang hanya sekadar berkunjung maupun melaksanakan kegiatan berkemah agar memperhatikan keselamatan masing-masing. "Pengunjung harus mengikuti setiap aturan yang berlaku di kawasan TNBTS," tutur dia.

(Silvana Febiari)