Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Mochamad Irfan Yusuf (Gus Irfan). Foto: Antara.
120 Jemaah Haji Indonesia Masih Dirawat di RS Arab Saudi
Anggi Tondi Martaon • 23 June 2026 14:52
Jakarta: Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) melaporkan lebih dari 100 jemaah haji Indonesia masih berada di Arab Saudi. Mereka menjalani perawatan.
“Masih ada 120 jemaah yang dirawat. Mereka akan dipulangkan jika sudah dinyatakan layak untuk terbang,” ujar Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf (Gus Irfan), dikutip dari Antara, Selasa, 23 Juni 2026.
Gus Irfan mengatakan jemaah haji yang masih dirawat tetap menjadi tanggung jawab Pemerintah Indonesia hingga mereka dapat kembali ke Tanah Air. Kondisi jemaah yang masih dirawat akan terus dipantau oleh petugas haji yang masih berjaga.
Baca Juga :
Pemulangan Jemaah Haji dari Madinah Berjalan Tertib dan Efisien
Apabila mulai membaik dan dinyatakan dapat terbang, maka akan dipulangkan ke Tanah Air. “Sekali pun Kloternya sudah pulang, pasti kita akan pulangkan selama dokter mengatakan sudah layak terbang,” ungkap Gus Irfan.Selain itu, Gus Irfan menyebut jumlah jemaah haji yang wafat mencapai 350 orang. Meski angka tersebut lebih kecil dibanding tahun sebelumnya, Gus Irfan menegaskan bahwa angka kematian jamaah harus terus ditekan lewat penguatan istitaah.
“Jumlah yang cukup besar menurut kami, tapi Alhamdulillah ini masih bisa di bawah tahun lalu, lebih dari 100 bedanya. Sehingga ini suatu capaian kita walaupun bukan capaian yang memuaskan, tapi tahun depan kita akan segera perketat, perkuat lagi, istitha'ah kesehatan bagi para jamaah kita,” sebut Gus Irfan.
.jpg)
Ilustrasi ibadah haji. Foto: Antara.
Sebelumnya, jamaah yang telah tiba di Indonesia hingga Selasa berjumlah 149.726 orang atau 387 kelompok terbang. Masih tersisa 130 Kloter yang berada di Madinah dan akan berangsur kembali ke Tanah Air.
“Di Makkah sudah bersih dari jamaah kita, dan ini artinya tinggal sisa sekitar 29 persen dari seluruh jamaah kita yang masih berada di Madinah. Dan Alhamdulillah berangsur-angsur akan kembali,” kata Gus Irfan.
Begitu pula untuk petugas haji yang akan berangsur pulang ke Tanah Air. Pemulangan terakhir dijadwalkan pada 4 Juli 2026.