Kepala Kantor SAR, Pencarian dan Pertolongan (Kansar) Palu, Muh Rizal. ANTARA/HO-Humas Kansar Palu
KM Balama GT 27 Hilang Kontak Ditemukan di Perairan Sulawesi Utara
Whisnu Mardiansyah • 14 September 2026 21:36
Palu: KM Balama GT 27 yang sebelumnya dilaporkan hilang kontak di perairan Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, akhirnya ditemukan dalam kondisi selamat. Kapal tersebut ditemukan di perairan Sulawesi Utara setelah tiga hari terombang-ambing di laut.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Palu, Muh Rizal, mengatakan KM Balama GT 27 ditemukan oleh kapal KM Aldaisar. Lokasi penemuan berjarak sekitar 84 mil laut atau nautical mile (NM) dari titik terakhir kapal sebelum kehilangan kontak.
"Kapal itu ditemukan oleh kapal KM Aldaisar pada koordinat 0°1'7.62"S - 124°25'24.00"E, dengan jarak sekitar 84 NM dari titik terakhir sebelum hilang kontak," kata Kepala Kantor SAR Pencarian dan Pertolongan (Kansar) atau Basarnas Palu Muh Rizal di Palu, seperti dilansir Antara, Senin, 14 September 2026.
Lokasi penemuan KM Balama GT 27 berada di wilayah perairan Sulawesi Utara. Tiga awak kapal yang berada di dalamnya dipastikan selamat dan dalam kondisi sehat setelah terombang-ambing selama tiga hari.
Ketiga awak tersebut yakni Ismail selaku nakhoda, Hasan Usman, dan La Alami. Setelah ditemukan, KM Balama GT 27 dievakuasi menuju daratan terdekat di Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan, Provinsi Sulawesi Utara.
"Korban berhasil dievakuasi ke darat sekitar pukul 18.00 WITA," ujarnya.
Pencarian Diperluas
Rizal menjelaskan pencarian KM Balama GT 27 memasuki hari ketiga dengan memperluas area pencarian. Tim SAR juga berkoordinasi dengan Kantor SAR Gorontalo dan Kantor SAR Manado untuk mendukung proses pencarian.
"Kami berterima kasih kepada para pihak yang terlibat dalam operasi SAR. Keberhasilan ini tidak terlepas dari kerja sama yang baik antara tim SAR dan nelayan," ucap Rizal.
KM Balama GT 27 sebelumnya dilaporkan hilang kontak setelah mengalami gangguan teknis pada bagian mesin. Kapal tersebut berangkat dari Pelabuhan Rakyat Kabupaten Banggai menuju Jorjoga, Kabupaten Taliabu, Provinsi Maluku Utara.
Kapal bertolak pada Sabtu, 12 September 2026, sekitar pukul 01.00 WITA. Dalam perjalanan, KM Balama GT 27 mengalami persoalan pada mesin hingga akhirnya kehilangan kontak.
"Operasi SAR hari ketiga tim gabungan di turunkan dengan dua armada yakni KN SAR Bhisma dan Rigid Buoyancy Boat (RBB) milik Basarnas," tuturnya.
Operasi pencarian melibatkan sejumlah unsur, di antaranya personel Pos SAR Luwuk, awak KN SAR Bhisma, personel Unit Siaga SAR (USS) Banggai Laut, Syahbandar Luwuk, BPBD, PMI Banggai Laut, pihak pemilik kapal, serta masyarakat.
Setelah tiga awak kapal ditemukan dan berhasil dievakuasi ke daratan, operasi pencarian KM Balama GT 27 dinyatakan selesai.
"Dengan ditemukan korban maka operasi pencarian telah selesai," kata dia.