Pembeli tengah mencari masker di Pasar Asemka, Jakarta Barat. Foto: Metrotvnews.com/Tiaranissa Juliansyah.
Harga Masker di Pasar Asemka Tembus Rp35 Ribu, Stok Pedagang Eceran Ludes Sehari
Husen Miftahudin • 8 September 2026 18:56
Jakarta: Kenaikan harga masker di tengah meningkatnya permintaan akibat penyebaran abu vulkanik turut dirasakan oleh pedagang masker. Salah satunya Evi, pedagang yang biasa memasok masker untuk anak sekolah dan pekerja kantoran di wilayah pinggiran Depok.
Evi datang ke Pasar Asemka, Jakarta Barat, untuk kembali membeli stok masker dagangannya. Ia membawa pulang sekitar 50 pack dan masih mencari pedagang yang menawarkan harga lebih murah.
Evi mengaku kenaikan harga membuatnya kesulitan menentukan harga jual kembali. Masker yang biasanya dibeli seharga Rp20 ribu per pack kini naik menjadi sekitar Rp35 ribu.
"Saya biasanya beli dua kali lipat di bawah ini, tiga kali lipat malah. Yang biasa saya jual Rp20 ribu, sekarang dari sini (pemasok) sudah naik menjadi Rp35 ribu per pack," ucap Evi kepada Metrotvnews.com di Pasar Asemka, Jakarta Barat, Selasa, 8 September 2026.
Stok masker habis dalam sehari
Menurut Evi, kenaikan harga tersebut terjadi cukup pesat. Ia bahkan menyebut harga masker dapat meningkat hingga dua sampai tiga kali lipat dibandingkan sebelumnya.
Evi awalnya tidak mengetahui adanya kenaikan harga masker. Ia baru menyadarinya setelah pembeli mulai membeli dalam jumlah besar hingga stok dagangannya sekitar 100 pack habis dalam satu hari pada Senin, 7 September 2026.
Kondisi tersebut membuat Evi kembali mencari pasokan masker di Pasar Asemka. Ia mengaku terdampak karena tidak dapat menaikkan harga jual terlalu tinggi kepada pelanggan meski harga dari pedagang besar sudah meningkat.
(Masker yang dijual di Pasar Asemka, Jakarta Barat. Foto: Metrotvnews.com/Tiaranissa Juliansyah)
Pembeli tambah stok masker
Sementara itu, pembeli masker untuk kebutuhan pribadi juga mulai meningkatkan pembelian. Salah satunya Vino yang membeli masker untuk digunakan bersama keluarganya di tengah penyebaran abu vulkanik.
Vino mengatakan dirinya memang kerap menggunakan masker karena banyak melakukan aktivitas di luar ruangan. Namun, adanya penyebaran abu vulkanik membuatnya menambah persediaan masker untuk melindungi keluarganya.
Vino mengakui harga masker saat ini mengalami kenaikan. Meski demikian, ia menilai kenaikan tersebut masih terjangkau dan tidak kesulitan mendapatkan masker karena banyak pedagang masker di Pasar Asemka.