22 Armada Laut-Udara Dikerahkan Cari 129 Korban Kecelakaan Kapal Virgo

Kepala Basarnas Mohammad Syafii memberikan keterangan dalam konferensi pers perkembangan operasi SAR kecelakaan Kapal Virgo Transport 8, di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Senin (14/9/2026). ANTARA/Tumpal Andani Aritonang

22 Armada Laut-Udara Dikerahkan Cari 129 Korban Kecelakaan Kapal Virgo

Achmad Zulfikar Fazli • 14 September 2026 12:12

Banjarmasin: Basarnas mengerahkan 22 armada pencarian dan pertolongan untuk mencari 129 korban yang belum ditemukan dalam kecelakaan Kapal Virgo Transport 8. Armada tersebut terdiri atas 17 unsur laut dan lima unsur udara.

Kepala Basarnas Mohammad Syafii mengatakan dalam hari kedua, operasi SAR menambah tujuh armada untuk memperkuat pencarian dan evakuasi korban. Penambahan armada ini untuk memperkuat 15 armada unsur laut dan udara dari Basarnas, TNI AL, Kepolisian, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), serta unsur lainnya, yang sebelumnya telah dikerahkan dalam pencarian korban.

“Pada operasi SAR memasuki hari kedua, di armada udara kami mengerahkan langsung lima armada pesawat dan helikopter,” kata Mohammad Syafii dalam konferensi pers perkembangan operasi SAR kecelakaan Kapal Virgo Transport 8 di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, dilansir dari Antara, Senin, 14 September 2026.

Unsur udara terdiri atas helikopter Basarnas HR 36012, helikopter AS-365 Mabes Polri, pesawat CN-235 TNI AL, helikopter Panther HS 1310 TNI AL, serta pesawat Cessna 208 Caravan milik BNPB untuk mendukung pencarian dari udara.

Sementara itu, unsur laut yang dikerahkan meliputi KN SAR Laksamana 241 Banjarmasin, KN SAR Wisanggeni 236 Balikpapan, KN SAR Kamajaya 104 Makassar, KN SAR Permadi 249 Surabaya, Rigid Bouyancy Boat (RBB) Palangkaraya, KRI Nala, KRI Pulau Fani, KRI Canopus, dan KRI I Gusti Ngurah Rai. Armada laut lainnya terdiri atas KP Laksamana 7012, KP Orca 06, KN Kunyit, KAL Kumai II, MV Haida, KM Cahaya Bahari Jaya, MT Mauhuw IX, serta TB Transcoal Pacific.

Petugas gabungan mengevakuasi satu jasad berjenis kelamin laki-laki menggunakan kantong jenazah dari Kapal tanker MT Mauhau yang merupakan korban kecelakaan Kapal Motor (KM) Virgo Transport 8. Antara/Tumpal Andani Aritonang
 

Dalam perkembangan operasi, Basarnas mengonfirmasi 114 korban telah ditemukan, terdiri atas 108 korban selamat dan enam orang meninggal dunia. Masih 129 orang yang belum ditemukan dari total 243 penumpang Kapal Virgo Transport 8.

Dari 114 korban yang telah ditemukan, 86 korban sudah tiba di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin. Mereka terdiri atas 85 korban selamat dan satu korban meninggal dunia.

Kapal Virgo Transport 8 dilaporkan hilang kontak di perairan Masalembo, Laut Jawa, sekitar pukul 02.00 WITA, Minggu, 13 September 2026. Saat itu kapal berlayar dari Surabaya menuju Banjarmasin sejak Sabtu, 12 September 2026.

(Achmad Zulfikar Fazli)