Contoh hunian yang dipamerkan di Danantara Housing Expo 2026. Foto: Metrotvnews.com/Selsha Septifanie Gunawan.
Milenial dan Gen Z Cari Hunian, Lokasi Strategis Jadi Pertimbangan
Ade Hapsari Lestarini • 27 August 2026 20:58
Tangerang: Danantara Housing Expo 2026 menjadi salah satu ajang bagi masyarakat yang sedang mencari hunian. Generasi milenial hingga Gen Z terlihat turut meramaikan pameran properti yang digelar mulai Kamis, 27 Agustus 2026.
Harga, kenyamanan lingkungan, hingga lokasi menjadi sejumlah pertimbangan generasi muda dalam menentukan hunian yang sesuai dengan kebutuhan.
Salah satunya Faniah, 30 tahun, yang mendatangi pameran tersebut karena tengah mencari hunian pertamanya. Menurut dia, selain harga yang terjangkau, kenyamanan lingkungan menjadi salah satu pertimbangan utama dalam memilih tempat tinggal.
"Selain harga, saya juga mempertimbangkan kenyamanan lingkungan. Saya menghindari rumah yang terlalu dekat dengan rel kereta. Kalau bisa lokasinya juga tidak terlalu jauh dari tempat kerja," ujar Faniah kepada Metrotvnews.com di Nusantara International Convention Exhibition (NICE), PIK 2, Tangerang, Banten, Kamis, 27 Agustus 2026.
Faniah menargetkan hunian dengan harga di bawah Rp500 juta. Dari sisi jenis hunian, dia lebih memilih rumah tapak dibandingkan apartemen.
Lokasi strategis jadi pertimbangan
Berbeda dengan Faniah, sepasang anak muda berusia 32 dan 26 tahun lainnya menjadikan lokasi strategis sebagai pertimbangan utama. Keduanya mencari hunian yang memiliki akses mudah menuju tempat kerja, terutama kawasan industri.
"Karena kami dua-duanya bekerja, jadi kalau rumah terlalu jauh dari lokasi kerja, takutnya akan melelahkan bagi kami. Apalagi sehabis kerja maunya kan cepat-cepat ketemu sama orang tersayang," ujar Arif, salah satu dari pasangan tersebut.
Menurut mereka, lokasi hunian yang strategis dapat memangkas waktu perjalanan sehingga memberikan lebih banyak waktu untuk beristirahat dan berkumpul bersama keluarga.

Generasi muda dari kalangan milenial dan gen Z mendominasi pameran Danantara Housing Expo. Foto: Metrotvnews.com/Selsha Septifanie Gunawan.
Atas pertimbangan tersebut, apartemen yang berada di pusat Kota Jakarta menjadi salah satu pilihan bagi pasangan tersebut. Jenis hunian bahkan tidak menjadi pertimbangan utama selama lokasi yang ditawarkan sesuai dengan kebutuhan mereka.
"Untuk jenis hunian itu nomor sekian, yang penting lokasinya strategis," sebut dia.
Selain lokasi, harga hunian juga menjadi salah satu pertimbangan keduanya dalam menentukan pilihan.
Perbedaan pilihan tersebut menunjukkan harga bukan menjadi satu-satunya pertimbangan generasi muda dalam mencari tempat tinggal. Lokasi, akses menuju tempat kerja, kenyamanan lingkungan, hingga jenis hunian turut diperhitungkan sebelum menentukan pilihan.
Kebutuhan hunian masih tinggi
Di tengah beragam pertimbangan tersebut, kebutuhan terhadap hunian masih cukup tinggi di Indonesia.
Chief Executive Officer (CEO) Danantara Indonesia Rosan Roeslani mengatakan, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) per Maret 2026, terdapat sekitar 9,29 juta keluarga yang belum memiliki rumah. Selain itu, sekitar 18 juta rumah tangga masih menempati hunian yang tidak layak.
"Angka-angka tersebut menunjukkan kebutuhan rumah memang menjadi prioritas utama. Kami akan bekerja sama dengan Kementerian PKP berusaha agar pemenuhan rumah ini tercapai dengan cepat, baik, dan memenuhi standar kehidupan yang layak," ujar Rosan dalam pembukaan Danantara Housing Expo 2026, Kamis, 27 Agustus 2026.
Danantara Housing Expo 2026 menghadirkan lebih dari 120 ribu pilihan properti dari lebih dari 130 pengembang BUMN dan swasta. Hunian yang ditawarkan mencakup berbagai segmen dengan kisaran harga mulai dari Rp120 juta hingga Rp3 miliar.
Pilihan properti tersebut terbagi dalam tiga kategori, yakni First Home, Family Home, dan Premium Living. Pameran juga menyediakan sejumlah skema pembiayaan dari bank Himbara, mulai dari uang muka satu persen, suku bunga mulai 2,75 persen per tahun, hingga tenor pembiayaan yang dapat mencapai 30 sampai 40 tahun. Danantara Housing Expo 2026 berlangsung hingga Minggu, 30 Agustus 2026. (Selsha Septifanie Gunawan)