15 Calon Haji Sumenep Gagal ke Tanah Suci, 5 Meninggal

Dokumen kedatangan jamaah haji asal Kabupaten Sumenep pada musim haji 2025. ANTARA/HO-Pemkab Sumenep

15 Calon Haji Sumenep Gagal ke Tanah Suci, 5 Meninggal

Lukman Diah Sari • 13 April 2026 22:15

Sumenep: Sebanyak 15 calon haji asal Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, dipastikan gagal menunaikan ibadah haji pada musim haji 2026. Hal itu lantaran berbagai alasan, salah satunya meninggal dunia.

"Alasan pokok di antara ke 15 orang calon haji yang gagal berangkat ini, karena meninggal dunia," kata Kepala Kementerian Haji dan Umroh Kabupaten Sumenep Ahmad Halimy di Sumenep, Senin, 13 April 2026, melansir Antara.

Ia menjelaskan data calon haji yang gagal berangkat itu berdasarkan laporan panitia penyelenggara ibadah haji Sumenep per tanggal 13 April 2026. Halimy memerinci dari 15 orang itu, sebanyak lima calon haji gagal berangkat karena meninggal dunia.

"Sedangkan 10 orang lainnya disebabkan berbagai faktor, di antaranya karena kondisi kesehatan hingga persoalan keluarga," ujar Halimy.


Ilustrasi ibadah haji. Dok. Istimewa

Ia menjelaskan yang dimaksud dengan persoalan keluarga, saat ada salah seorang haji meninggal dunia, lalu istri dari calon haji yang meninggal dunia tersebut juga membatalkan atau menunda keberangkatan untuk menunaikan ibadah haji.

"Karena itu, kami mengimbau bagi calon haji yang telah masuk kuota tahun ini, hendaknya benar-benar menjaga kesehatan untuk memastikan tetap dalam kondisi prima saat menjalankan rangkaian ibadah haji nanti," jelas dia.

Sementara itu, kuota jemaah haji untuk Kabupaten Sumenep yang telah ditetapkan Kementerian Haji dan Umroh RI pada musim haji 2026 sebanyak 1.330 orang. Mereka terbagi dalam empat kelompok terbang (kloter), yakni kloter 77, 78, 79, dan kloter 81 dengan jumlah calon haji cadangan sebanyak 13 orang. Sesuai jadwal, jemaah yang berjumlah 1.343 orang dengan cadangan ini dijadwalkan berangkat ke Tanah Suci mulai tanggal 7 hingga 21 Mei 2026.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Lukman Diah Sari)