Ukraina Klaim Serang Terminal Minyak Utama Rusia di St. Petersburg

Ilustrasi penerbangan drone. (Anadolu Agency)

Ukraina Klaim Serang Terminal Minyak Utama Rusia di St. Petersburg

Willy Haryono • 4 July 2026 21:11

Moskow: Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan serangan pesawat nirawak (drone) Ukraina menghantam terminal minyak utama Rusia di kota St. Petersburg pada Sabtu, 4 Juli 2026.

Menurut Kyiv, fasilitas tersebut merupakan infrastruktur penting yang menjadi sumber pendanaan perang Rusia.

Dalam pernyataannya, Zelensky mengatakan sasaran serangan berada sekitar 850 kilometer dari perbatasan Ukraina. "Infrastruktur itu menghasilkan pendapatan bagi perang Rusia," ujar Zelensky, seperti dilansir dari BBC.

Militer Ukraina juga mengklaim pangkalan utama Armada Baltik Rusia di Kronstadt turut menjadi sasaran serangan. Hingga kini, pemerintah Rusia belum memberikan tanggapan terkait klaim tersebut.

Gubernur St. Petersburg Aleksandr Beglov membenarkan bahwa kota itu menjadi sasaran "serangan drone besar-besaran" pada malam hari. Ia mengakui terminal minyak di kota tersebut terkena serangan, tetapi menyatakan tidak ada korban jiwa.

Tingkat kerusakan akibat serangan belum dapat dipastikan.

Video yang diunggah Zelensky memperlihatkan sebuah drone menuju target sebelum kepulan asap hitam membubung dari lokasi yang diduga terdampak. BBC kemudian menyatakan telah memverifikasi bahwa terminal minyak di St. Petersburg memang menjadi sasaran serangan.

Menurut militer Ukraina, terminal tersebut merupakan salah satu fasilitas pengolahan minyak terbesar di Rusia dengan kapasitas produksi sekitar 12,5 juta ton produk minyak per tahun.

Kyiv dalam beberapa waktu terakhir meningkatkan serangan drone jarak jauh terhadap infrastruktur energi Rusia. Pemerintah Ukraina mengklaim hampir 43 persen kapasitas pengilangan minyak Rusia telah terganggu akibat rangkaian serangan tersebut, meski klaim itu belum dapat diverifikasi secara independen.

Ukraina menegaskan fasilitas minyak dan gas Rusia merupakan sasaran militer yang sah karena menjadi sumber utama pendapatan Moskow untuk membiayai invasi yang dimulai pada Februari 2022.

Sementara itu, Beglov mengatakan sistem pertahanan udara Rusia berhasil menembak jatuh 72 drone Ukraina di atas St. Petersburg dan wilayah Leningrad.

Baca juga:  Zelensky Ejek Rusia yang Alami Kelangkaan BBM di Sejumlah Wilayah

(Willy Haryono)