Gunung Guntur di Kabupaten Garut, Jawa Barat. ANTARA/Feri Purnama
BBKSDA Pastikan Kebakaran di Gunung Guntur Padam
Lukman Diah Sari • 15 July 2026 22:20
Garut: Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Barat memastikan kebakaran di Gunung Guntur, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, hanya membakar alang-alang kering, dan tidak menjalar ke pohon tegakan di dalam hutan.
"Guntur kemarin 0,49 hektare, tapi alhamdulillah sudah bisa kita tangani karena memang segera ditangani, masyarakat juga sangat membantu kami," kata Kepala Seksi Konservasi Wilayah V Garut BBKSDA Jawa Barat, Vitriana Yulalita saat ditemui di kawasan kaki Gunung Papandayan, Kecamatan Cisurupan, Garut, Rabu, 15 Juli 2026, melansir Antara.
Ia menuturkan, jajarannya bersama instansi terkait lainnya telah melakukan langkah antisipasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan cagar alam wilayah Kabupaten Garut dengan patroli rutin, dan langsung cepat melakukan pemadaman api apabila mengetahui ada kebakaran.
Baca Juga :
"Akses jalan kebetulan juga mudah, jadi segera ada pemadaman, dan berhasil dikendalikan," ujar dia.
Ia menyampaikan, upaya pemadaman tersebut berlangsung cepat. Meski begitu jajarannya terus memantau guna memastikan lahan yang terbakar tidak memunculkan api kembali yang bisa memicu terjadinya kebakaran susulan.
"Kemarin di Gunung Guntur ditangani cepat, sehari pemadaman selesai, besoknya kita pantau lagi sudah enggak ada lagi," jelas dia.

Ilustrasi-Gunung Karangetang di Pulau Siau, Kabupaten Kepulauan Sitaro meletus dan melontarkan lava pijar di sekitar kawah. ANTARA/HO-BPBD Kabupaten Kepulauan Sitaro
Vitriana menyebutkan lahan hutan yang terbakar di kawasan Gunung Guntur tersebut hanya alang-alang kering dampak kemarau, dan api tidak menjalar luas sampai ke pohon di kawasan itu. Ia menyampaikan, potensi kebakaran hutan di Garut tidak hanya Gunung Guntur, tapi juga hutan lainnya seperti Kamojang, kemudian Gunung Papandayan.
Daerah yang berpotensi kebakaran hutan itu, kata dia, mendapatkan pemantauan langsung, bahkan BBKSDA menyiapkan Balai Karhutla berkoordinasi dengan instansi lain seperti Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat untuk penanganan kebakaran hutan.
"Kita juga melakukan antisipasi seperti biasa, sosialisasi, edukasi ya, karena sebabnya kebakaran hutan itu kebanyakan adalah faktor manusia," ujar Vitriana.