Motor tertimpa reruntuhan atap GOR Kemayoran. Foto: Metro TV/Christian
Motor dan Ambulans Tertimpa Atap GOR Kemayoran bakal Diperbaiki
Christian • 24 January 2026 12:25
Jakarta: Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) DKI Jakarta memastikan perbaikan seluruh kendaraan yang rusak, akibat tertimpa atap Gelanggang Olah Raga (GOR) Kemayoran, Jakarta. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bakal bertanggung jawab.
“Semua akan kita perbaiki dan kami bertanggungjawab atas kendaraan yang rusak akibat inseden tersebut,” ucap Kepala Dinas (Kadis) Dispora DKI Jakarta, Andri Yansyah saat dihubungi Metrotvnews.com, Sabtu, 24 Januari 2026.
Andri mengatakan pihak gelanggang GOR akan berkordinasi dengan kepolisian untuk memperbaiki kendaraan dan motor yang rusak. Sebab, pemilik kendaraan sangat membutuhkan motor tersebut.
“Kami bertanggungjawab dalam perbaikan kendaraan yang rusak. Pemilik kendaraan harus membawa surat - surat kendaraan seperti STNK, dan BPKBP,” ucap Andri.
Andri mengatakan bahwa yang roboh merupakan dinding parapet yang berada di atas gedung GOR. Parapet diketahui berfungsi sebagai penutup atap atau pemanis gedung.
“Yang ambruk itu dinding parapet sepanjang 30 meter. Parapet itu berfungsi sebagai penutup atap gedung agar tidak langsung terlihat atap gedung. Parapet juga berfungsi sebagai pemanis dalam bangunan,” ungkapnya.
Sebanyak 11 motor dan 1 mobil ambulans tertimpa atap Gelanggang Olah Raga (GOR) Serdang, Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat. Atap roboh pada Jumat, 23 Januari 2026, malam.
"Ada 11 motor tertimpa dan satu mobil ambulans. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut,” ucap Lurah Serdang, Suci Asliyati saat diwawancarai melalui sambungan telepon, Sabtu, 24 Januari 2026.
Suci mengatakan bagian bangunan itu roboh, ketika perawatan pada atap gedung GOR. Sehingga, menimpa motor dan satu mobil serta pagar gedung juga ambruk.
“Ambruknya atap tersebut saat adanya angin kencang dan hujan pada malam hari,” kata Suci.
Motor tertimpa reruntuhan atap GOR Kemayoran. Foto: Metro TV/ChristianKanit Reskrim Polsek Kemayoran Iptu Budi Setiadi mengatakan telah memintai keterangan mulai dari pengelola gedung dan petugas keamanan.
"Kita sudah mintai keterangan beberapa pengelola dan petugas keamanan. Saat ini telah digaris police line,” ucap Budi.
Budi mengatakan ambruknya atap GOR tersebut pihak kepolisian akan melakukan penyelidikan lebih dalam. Di duga pembangunan gedung tersebut tidak sesuai SOP.
“Itu gedung kita tahu baru saja dibangun dan belum lama dipergunakan. Bisa jadi adanya kekurangan semen atau aspek lainnya hingga atap gedung tersebut roboh,” tegas Budi.