Pencanangan HUT Ke-499 Kota Jakarta: Deklarasi Gerakan Pilah Sampah dan Revitalisasi Koridor HR Rasuna Said Menuju Kota Global Berkelanjutan

Pemprov DKI Jakarta menggelar pencanangan HUT Ke-499 Jakarta. (Dok. Pemprov DKI Jakarta)

Pencanangan HUT Ke-499 Kota Jakarta: Deklarasi Gerakan Pilah Sampah dan Revitalisasi Koridor HR Rasuna Said Menuju Kota Global Berkelanjutan

Duta Erlangga • 9 May 2026 11:33

Jakarta: Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-499 Kota Jakarta menuju lima abad, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyelenggarakan kegiatan Pencanangan HUT Ke-499 Kota Jakarta yang dirangkaikan dengan Jaga Jakarta Bersih: Gerakan Pilah Sampah. Kegiatan ini akan berlangsung di kawasan Pedestrian Jalan HR Rasuna Said, depan Plaza Festival, pada Sabtu, 9 Mei 2026 pukul 15.00–22.00 WIB, serta dilanjutkan pada Minggu, 10 Mei 2026 pukul 07.00–08.30 WIB dan 15.00–22.00 WIB. 

Pencanangan HUT Ke-499 Kota Jakarta akan dihadiri oleh Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Menko Pangan, Menteri Lingkungan Hidup, jajaran Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, Para Duta Besar, komunitas, pelaku usaha, hingga masyarakat umum sebagai bentuk kolaborasi bersama menuju Jakarta Kota Global.

Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Pramono Anung, menjelaskan bahwa koridor HR Rasuna Said dipilih sebagai lokasi pencanangan karena memiliki posisi strategis sebagai kawasan diplomasi, bisnis, dan pusat aktivitas perkotaan modern Jakarta.

“Koridor HR Rasuna Said merepresentasikan wajah baru Jakarta sebagai kota global. Penataan kawasan ini menjadi bagian penting dalam menciptakan ruang kota yang lebih terintegrasi, nyaman bagi pejalan kaki, dan mendukung mobilitas berkelanjutan,” ujar Pramono.

Wakil Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Rano Karno, menambahkan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga tengah mendorong penguatan transportasi terpadu serta rencana implementasi Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) di sepanjang kawasan tersebut sebagai bagian dari transformasi kota yang ramah lingkungan.


Rangkaian acara pencanangan HUT Ke-499 Jakarta. (Dok. Pemprov DKI Jakarta)

Rangkaian kegiatan selama dua hari akan menghadirkan berbagai hiburan, edukasi, serta aktivasi publik yang dikemas secara kreatif dan inklusif. Beberapa sorotan utama dalam kegiatan ini meliputi:

  1. Revitalisasi Koridor HR Rasuna Said sebagai ruang publik modern dan humanis;
  2. Gerakan Pilah Sampah Jakarta sebagai kampanye perubahan perilaku masyarakat;
  3. Perayaan menuju 5 abad Jakarta yang kreatif, inklusif, dan berkelanjutan.
 
Baca Juga:

Besok, Pemprov DKI Mulai Gerakan Pilah Sampah di Kuningan


Kemeriahan acara akan dipandu oleh Amira Kareem, Danar Gumilang, Yusril Fahriza, dan Sinyorita Esperanza. Selain itu, tokoh publik Maudy Koesnaedi, sejarawan JJ Rizal, komedian Afif Xavi serta Jehremy Owen sebagai aktivis lingkungan turut hadir memeriahkan suasana bersama masyarakat. Berbagai side event juga akan hadir untuk memberikan pengalaman interaktif bagi pengunjung, antara lain:
  1. Sehat Bugar Rasuna;
  2. Creative Market & J. BUMD Booth;
  3. Pendaftaran KLG TransJakarta; dan
  4. Rekam Jejak Jakarta.
 
Melalui Jaga Jakarta Bersih: Gerakan Pilah Sampah, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta turut mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap kebersihan kota dan pengelolaan sampah sejak dari sumbernya. 

Ditambahkan Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Andhika Permata “Kami juga menghadirkan Panggung Jagad Suara Jakarta sebagai ruang ekspresi kreatif yang mempertemukan musik, budaya, dan semangat kolaborasi warga kota. Selama dua hari pelaksanaan, masyarakat akan disuguhkan penampilan spesial dari berbagai musisi lintas genre, di antaranya Ardhito Pramono, Souljah, Pee Wee Gaskins, Mollucan Soul, Pasming Based, Gondal-Gandul, Orkes Gambir Merdeka, Orkes Trotoar, Kinder Garden, hingga Defodio. Kehadiran para pengisi acara ini diharapkan dapat memperkuat atmosfer perayaan Jakarta yang inklusif, dinamis, dan dekat dengan generasi muda,” pungkas Andhika.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berharap kegiatan ini dapat memperkuat semangat kolaborasi seluruh elemen masyarakat dalam mewujudkan Jakarta sebagai kota global yang kompetitif, berbudaya, serta berorientasi pada keberlanjutan lingkungan dan kualitas hidup warga.
 
Menuju usia lima abad, Jakarta terus bertransformasi menjadi kota yang modern, terbuka, dan berdaya saing dunia tanpa meninggalkan identitas serta semangat gotong royong masyarakatnya.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Rosa Anggreati)