Besok, Pemprov DKI Mulai Gerakan Pilah Sampah di Kuningan

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. Foto: Antara.

Besok, Pemprov DKI Mulai Gerakan Pilah Sampah di Kuningan

Anggi Tondi Martaon • 9 May 2026 10:31

Jakarta: Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta segera memulai pencanangan gerakan pemilahan sampah dari rumah. Seremonial peresmian gerakan dilakukan di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, pada Minggu, 10 Mei 2026. 

"Besok, di Kuningan, kami akan memulai acara untuk pilah sampah, sesuai dengan instruksi Gubernur," kata Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dikutip dari Antara, Sabtu, 9 Mei 2026.

Politikus PDI Perjuangan itu mengatakan, gerakan tersebut adalah upaya mengurangi sampah Jakarta. Sebab, Ibu Kota sudah tidak mungkin lagi mengandalkan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Bekasi.

"Kita sudah tidak mungkin lagi mengandalkan pola lama untuk menimbun semua sampah di Bantargebang, sudah ada 55 juta ton sampah lebih. Sudah tidak cukup dan beberapa kali mengalami longsor," ungkap Pramono.

Oleh karena itu, Pemprov DKI Jakarta bekerja sama dengan Kementerian Lingkungan Hidup untuk mencanangkan gerakan pemilahan sampah dari rumah. Dalam kesempatan itu, dia mengajak Keuskupan Agung Jakarta untuk mendukung gerakan pilah sampah di Jakarta karena diyakini dapat memberikan manfaat langsung bagi Jakarta.

Masyarakat, kata Pramono, harus memilah sampah menjadi empat kategori, yakni sampah mudah terurai yang dapat diolah menjadi kompos dan sampah yang dapat didaur ulang, seperti plastik, kertas, dan logam, yang dapat disalurkan ke bank sampah.

Kemudian, sampah B3 atau Bahan Berbahaya dan Beracun. Selanjutnya, sampah residu yang tidak dapat diolah kembali.

Gerakan pilah sampah. Foto: Antara.

Sosialisasi gerakan pilah sampah dari rumah telah dilakukan di wilayah Jakarta, termasuk Kepulauan Seribu. Percontohan gerakan pilah sampah dari rumah tersebut sudah dilaksanakan selama tiga bulan di Rorotan dan Cilincing.

Pramono berharap gerakan tersebut dapat dilakukan secara maksimal oleh seluruh pihak. 

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Anggi Tondi)