Warga Kebon Pala membersihkan lumpur dan sisa material yang terbawa air ke dalam rumah usai banjir. Foto: ANTARA/Siti Nurhaliza.
Banjir Kebon Pala Surut, Warga Mulai Bersihkan Lumpur Sisa Luapan
Fachri Audhia Hafiez • 22 March 2026 12:50
Jakarta: Warga Kebon Pala, Kampung Melayu, Jakarta Timur, mulai berjibaku membersihkan sisa lumpur dan material pascabanjir setinggi 125 sentimeter melanda kawasan tersebut. Meski genangan mulai surut sejak Minggu dini hari, 22 Maret 2026, sisa-sisa kotoran yang terbawa luapan Kali Ciliwung masih menutupi lantai rumah dan akses jalan lingkungan.
"Sekarang sudah surut, warga tinggal bersih-bersih sisa lumpur sama kotoran yang masuk terbawa air," kata Ketua RT 13/RW 04 Kampung Melayu, Sanusi, di lokasi banjir, Jakarta Timur, dilansir Antara, Minggu, 22 Maret 2026.
Sanusi menjelaskan bahwa air mulai merendam permukiman tepat saat warga hendak melaksanakan salat Idulfitri pada Sabtu pagi. Namun, kondisi diperparah dengan hujan deras yang berlangsung lama serta kiriman air dari wilayah Bogor, hingga puncaknya air mencapai ketinggian satu meter lebih pada malam hari.
"Sehabis salat, air kemudian terus meningkat hingga mencapai puncaknya pada malam hari," ujar Sanusi.
Kondisi serupa juga terjadi di titik lain di Jakarta Timur. Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta, Isnawa Adji, menyebut hujan deras yang melanda sejak Sabtu telah memicu kenaikan status siaga di sejumlah pos pantau sungai, mulai dari Pos Pesanggrahan hingga Pos Sunter Hulu.
"Penyebab banjir akibat curah hujan tinggi, dan meluapnya Kali Cipinang, Kali Cilangkap, dan Kali Sunter," ungkap Isnawa.
Hingga pukul 10.00 WIB, tercatat masih ada 46 RT di Jakarta Timur yang terendam dengan ketinggian air antara 30 hingga 80 sentimeter. Personel gabungan telah dikerahkan untuk melakukan penyedotan air dan memastikan seluruh saluran berfungsi optimal guna mempercepat pemulihan aktivitas warga pascahari raya.