Pendidikan dan Industri Bersinergi Siapkan SDM Era Autonomous Enterprise

BINUS jadi tuan rumah konferensi SAP APAC 2026. Foto: dok BINUS University.

Pendidikan dan Industri Bersinergi Siapkan SDM Era Autonomous Enterprise

Ade Hapsari Lestarini • 15 July 2026 18:44

Tangerang: Kebutuhan akan talenta digital dan kecerdasan buatan (AI) terus meningkat seiring percepatan transformasi digital di berbagai sektor industri. Menjawab tantangan tersebut, BINUS University bersama SAP menggelar SAP Academic Community Conference APAC 2026 di kampus BINUS @Alam Sutera, Tangerang, pada 13-17 Juli 2026.

Konferensi ini mempertemukan akademisi, pimpinan perguruan tinggi, dan pelaku industri dari berbagai negara di Asia Pasifik untuk membahas strategi pengembangan sumber daya manusia (SDM) yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja di era autonomous enterprise.

Autonomous enterprise adalah model bisnis kecerdasan buatan dan agen otonom mengambil alih eksekusi tugas rutin dan koordinasi alur kerja end-to-end secara mandiri. Dalam model ini, manusia bertindak sebagai pengarah yang fokus pada strategi dan keputusan bernilai tinggi, sementara AI yang mengeksekusi.

Selama lima hari penyelenggaraan, peserta mengikuti seminar dan lokakarya yang membahas peran pendidikan tinggi dalam menghadapi transformasi digital global. Kegiatan akan ditutup dengan SAP Learning & Career Day pada 17 Juli 2026 yang diikuti lebih dari 200 mahasiswa dari berbagai daerah di Indonesia.
 

Menjembatani kebutuhan industri dan pendidikan


Salah satu agenda utama konferensi adalah diskusi bertema "Educating Future-ready Talent in the Age of the Autonomous Enterprise". Pembahasan mencakup dampak pemanfaatan AI terhadap struktur organisasi perusahaan, perubahan kebutuhan kompetensi tenaga kerja, hingga strategi perguruan tinggi dalam menyiapkan lulusan yang mampu berkolaborasi dengan teknologi.

Rektor BINUS University, Nelly, mengatakan penyelenggaraan konferensi tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat keterhubungan antara dunia pendidikan dan kebutuhan industri.


BINUS jadi tuan rumah konferensi SAP APAC 2026. Foto: dok BINUS University.


"Kolaborasi antara perguruan tinggi dan industri menjadi langkah penting untuk memastikan lulusan memiliki kompetensi yang relevan dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan pasar kerja," ujar dia.

Dekan School of Information Systems BINUS University, Rudy, menambahkan penguasaan teknologi saja tidak cukup. Menurut dia, mahasiswa juga perlu dibekali kemampuan mengelola kolaborasi antara manusia dan AI agar mampu beradaptasi dengan perubahan dunia kerja.
 

Dorong ekosistem talenta digital


Kolaborasi antara BINUS University dan SAP Indonesia juga menjadi bagian dari upaya memperkuat ekosistem teknologi dan AI di Indonesia. Kemitraan tersebut diharapkan mampu mempercepat integrasi teknologi terkini ke dalam proses pembelajaran sekaligus meningkatkan kesiapan lulusan memasuki dunia kerja.

Managing Director SAP Indonesia, Sianto Wongjoyo, mengatakan pengembangan kompetensi AI dan teknologi digital menjadi faktor penting dalam mencetak talenta yang mampu bersaing di tingkat global.

"Kami percaya integrasi teknologi dan AI dalam pendidikan dapat membantu mahasiswa tidak hanya beradaptasi, tetapi juga menjadi pemimpin di era Autonomous Enterprise," kata Sianto.

Melalui konferensi ini, BINUS University dan SAP berharap dapat mendorong terciptanya ekosistem pendidikan yang lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi, sekaligus mendukung ketersediaan talenta digital yang dibutuhkan industri di Indonesia maupun kawasan Asia Pasifik.

(Ade Hapsari Lestarini)