Gubernur Jateng Siap Tunjuk Plt Bupati Sukoharjo

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi. Metrotvnews.com/Triawati Prihatsari

Gubernur Jateng Siap Tunjuk Plt Bupati Sukoharjo

Triawati Prihatsari • 10 July 2026 15:20

Semarang: Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menyatakan dukungannya terhadap langkah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang menangkap Bupati Sukoharjo, Etik Suryani, dalam operasi tangkap tangan (OTT). Meski demikian, ia menegaskan roda pemerintahan di Kabupaten Sukoharjo tetap berjalan normal.

“Kita prihatin. Saya sudah berulang-ulang kali menyampaikan untuk menciptakan clean and good government itu berangkatnya dari pimpinannya. Ikan itu busuknya dari kepala. Artinya, pemimpin harus memberikan contoh dan suri teladan dalam setiap kegiatan,” ujar Luthfi, Jumat, 10 Juli 2026.

Menurutnya, seluruh pejabat wajib menjalankan prinsip tata kelola pemerintahan yang baik, mulai dari penggunaan kewenangan, pengelolaan anggaran, hingga pertanggungjawaban tugas. Semua proses pemerintahan harus transparan, akuntabel, dan patuh pada aturan.
 


Ia berharap integritas menjadi fondasi utama bagi seluruh kepala daerah dan pejabat di Jawa Tengah dalam menjalankan amanah.

“Ini kuncinya. Saya sangat prihatin dan sangat mendukung apa yang dilakukan KPK karena equality before the law, semua sama di muka hukum,” beber Luthfi.


Bupati Sukoharjo Etik Suryani keluar dari Gedung Mapolresta Solo usai diperiksa setelah dikabarkan terjaring OTT KPK. Metrotvnews.com/ Triawati


Luthfi juga menekankan proses hukum yang berjalan tidak boleh mengganggu pelayanan publik. Pemprov Jawa Tengah akan memberikan pendampingan kepada Pemkab Sukoharjo agar aktivitas pemerintahan tetap berjalan lancar.

“Siapa pun pemimpinnya yang menghadapi persoalan hukum, pelayanan pemerintahan dan pelayanan publik tidak boleh terganggu. Kita akan backup jalannya pemerintahan di Sukoharjo. Nanti akan kita tunjuk pelaksana tugas (Plt) sesuai ketentuan apabila proses hukumnya telah memenuhi persyaratan,” terang Luthfi.

(Whisnu M)