TransJakarta Beroperasi saat Lebaran Mulai Pukul 09.00 WIB

Arsip Foto - Penumpang bersiap menaiki bus TransJakarta saat uji coba rute baru TransJakarta di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Rabu (5/7/2023). (ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal/foc/aa)

TransJakarta Beroperasi saat Lebaran Mulai Pukul 09.00 WIB

Siti Yona Hukmana • 4 March 2026 12:27

Jakarta: PT Transportasi Jakarta (TransJakarta) akan melakukan penyesuaian jam operasional armada saat Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Operasional bus TransJakarta akan dimulai pukul 09.00 hingga 10.00 WIB.

Direktur Utama Transjakarta, Welfizon Yuza mengatakan, penyesuaian ini dilakukan berdasarkan pengalaman pada tahun-tahun sebelumnya saat melayani hari besar keagamaan.

“Belajar dari pengalaman kita melayani di hari-hari besar, biasanya pada saat hari H Lebaran, itu kita menyesuaikan jam operasional," kata Welfizon di Balai Kota Jakarta, seperti dilansir dari Antara, Rabu, 4 Maret 2026.

Selain itu, untuk memberikan kesempatan kepada semua karyawan, terutama pramudi, agar bisa melaksanakan salat Idulfitri. Welfizon menjelaskan, pada pagi hari masyarakat umumnya melaksanakan salat Idulfitri di lingkungan masing-masing dan bersilaturahmi dengan keluarga. Oleh karena itu, aktivitas perjalanan biasanya mulai meningkat menjelang siang.

“Jadi mulai operasi kita perkirakan mungkin jam 09.00 atau jam 10.00. Biasanya silaturahmi mulai jam 10.00 atau bahkan setelah Zuhur. Jadi nanti kita akan sesuaikan jam operasionalnya,” ujar Welfizon.

Lebih lanjut, Welfizon mengatakan pihaknya bakal membebaskan biaya layanan semua moda angkutan pada saat lebaran. Namun, jangka waktunya masih menunggu kepastian dari Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung.

"Jadi nanti kita tinggal tunggu pengumumannya, apakah berapa hari, tanggal berapa, nanti kita lihat. Tapi kan beliau (Gubernur DKI Jakarta) sudah sampaikan dan diulang di beberapa 'doorstop' (wawancara cegat pintu), akan digratiskan (biaya layanan TransJakarta)," ungkap Welfizon.

Welfizon menyampaikan pembebasan biaya layanan transportasi merupakan komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta pada hari-hari besar keagamaan. Seperti Natal, Imlek, dan menjelang Ramadan.

Ilustrasi Transjakarta. Foto: MI.

"Kemarin juga ada Festival Ramadan dan nanti pada saat Lebaran juga ada Nyepi," ujar Welfizon.

Mengenai tanggal berlaku pembebasan biaya layanan tersebut, pihak TransJakarta masih menunggu Surat Keputusan Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta. "Tanggalnya tentu kita mengikuti dari Dinas Perhubungan. Nanti akan ada SK Kadis-nya. Kita menunggu. Apakah nanti tanggal 1 Syawal (20 Maret 2026) atau tanggal 1 dan 2, nanti kita lihat," ungkap Welfizon.

Adapun mengenai biaya Rp1, Welfizon menyebut hanya sebagai formalitas sistem untuk menandakan perpindahan rupiah. "Secara sistem di TJ, MRT dan yang lain itu, 0 itu tetap harus ada nilai, makanya jadinya Rp1. Rp1 dan 0 sebenarnya kan enggak beda jauh lah ya, tapi secara teknologinya, karena memang harus ada proses rupiah yang ditransfer dari kartu, makanya konversi dari 0 menjadi Rp1," jelas Welfizon.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Siti Yona Hukmana)