Bendera Korea Utara. (EPA-EFE)
Korea Utara Sebut Serangan AS dan Israel ke Iran Agresi Ilegal
Muhammad Reyhansyah • 2 March 2026 13:07
Pyongyang: Korea Utara menyebut serangan gabungan Amerika Serikat (AS) dan Israel ke Iran sebagai “agresi ilegal” serta pelanggaran terhadap kedaulatan nasional.
Dalam pernyataan yang dikutip Korean Central News Agency (KCNA), Senin, 2 Maret 2026, juru bicara Kementerian Luar Negeri Korea Utara mengatakan tindakan militer tersebut tidak dapat dibenarkan dalam kondisi apa pun.
Menurut pernyataan itu, operasi militer AS terhadap Iran sudah “dalam kisaran ekspektasi” dan disebut sebagai konsekuensi yang tak terhindarkan dari apa yang mereka gambarkan sebagai sifat “hegemonik dan seperti gangster” Amerika Serikat.
Pyongyang juga menilai “perang agresi” oleh AS dan Israel tidak dapat diterima serta mendesak negara-negara kawasan dan pihak lain yang memiliki kepentingan bersama untuk mengambil tanggung jawab dalam memulihkan perdamaian dan stabilitas di Timur Tengah.
Sementara itu, militer Israel pada Minggu menyatakan telah meluncurkan gelombang serangan luas di jantung Teheran. Operasi udara berskala besar tersebut dilaporkan menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei.
Serangan itu meningkatkan kekhawatiran akan ketidakstabilan yang meluas di kawasan Timur Tengah, di tengah meningkatnya ketegangan antara Iran, Israel, dan sekutu masing-masing.
Baca juga: Putin Sampaikan Belasungkawa kepada Presiden Iran atas Pembunuhan Khamenei