Puluhan Siswa Ikut Lomba Mengkafani Jenazah di Masjid Raya Sheikh Zayed Solo

Lomba mengkafani dengan peserta siswa SMA dan ponpes di Masjid Raya Sheikh Zayed Solo. Metrotvnews com/ Triawati

Puluhan Siswa Ikut Lomba Mengkafani Jenazah di Masjid Raya Sheikh Zayed Solo

Triawati Prihatsari • 4 March 2026 09:08

Solo: Masjid Raya Sheikh Zayed Solo (MRSZS) menggelar lomba mengkafani untuk mengisi kegiatan Ramadan 2026. Lomba yang digelar pada 2-3 Maret 2026 tersebut diikuti puluhan siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) dan pondok pesantren (ponpes) umum di wilayah Solo dan sekitarnya. 

Lomba mengkafani dibagi menjadi dua kategori, putra dan putri. Setiap lomba dilakukan secara berkelompok, dengan masing-masing kelompok terdiri dari tiga siswa.

"Sasaran lomba mengkafani memang sengaja untuk anak-anak muda. Ini memberikan pemahaman pada mereka sejak dini, bahwa mereka suatu saat pasti akan menjalani penghormatan terakhir pada seseorang yang kita cintai saat meninggal dunia. Penghormatan terakhir yang paling top adalah memandikan, mengkafani dan menguburkan. Nah, ini biar mereka sudah siap sejak muda," ungkap Direktur Operasional MRSZS Munajat, di Solo, Selasa, 3 Maret 2026.
 


Para peserta tampak mengikuti lomba dengan antusias. Mereka terlihat sangat menguasai tahapan dan tata cara mengkafani jenazah.

Salah satu peserta dari SMA Al Islam 1 Solo, Atika mengaku antusias mengikuti lomba bersama teman-temannya. Ia juga mendapat banyak pengetahuan dan pengalaman berharga dari kegiatan tersebut. 

"Seru, asyik, bermanfaat bagi kita semua. Kita nantinya bisa mengkafani orang tercinta kita saat meninggal dunia," beber Atika. 


Lomba mengkafani dengan peserta siswa SMA dan ponpes di Masjid Raya Sheikh Zayed Solo. Metrotvnews com/ Triawati


Bersama teman-temannya, Neva, Kiara, dan Tia, ia telah berlatih selama seminggu untuk tampil sebaik mungkin dalam lomba mengkafani. Meski begitu, ia mengaku sempat gugup karena takut melakukan kesalahan.

"Deg-degan, latihannya sudah seminggu bareng teman-teman. Ada bagian kain yang kaku dan sempat berpikir apakah harus dikasih rongga udara atau tidak. Ya begitu, harapannya semoga melalui lomba-lomba seperti ini semakin dapat ilmu," ungkap Atika.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Silvana Febiari)