Polisi Pastikan Bertindak Humanis Mengawal Aksi Unjuk Rasa di Jakarta

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto. ANTARA/Ilham Kausar

Polisi Pastikan Bertindak Humanis Mengawal Aksi Unjuk Rasa di Jakarta

Achmad Zulfikar Fazli • 17 June 2026 12:42

Jakarta: Polda Metro Jaya mengerahkan ribuan personel gabungan untuk mengawal aksi unjuk rasa sejumlah elemen masyarakat dan mahasiswa di Jakarta hari ini, 17 Juni 2026. Polisi yang bertugas telah diinstruksikan menghindari sikap arogan demi menjaga suasana tetap kondusif.

"Prinsipnya kami hadir untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat. Anggota di lapangan diarahkan bertindak humanis, persuasif, dan tetap sesuai prosedur," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto di Jakarta, dilansir dari Antara, Rabu, 17 Juni 2026.

Petugas juga diingatkan agar tidak mengeluarkan ucapan maupun tindakan yang berpotensi memicu ketegangan dengan massa aksi. Budi menegaskan polisi menghormati hak masyarakat menyampaikan pendapatnya.

"Mari bersama-sama menjaga Jakarta tetap aman, tertib, dan kondusif," ujar Budi.

Ilustrasi. Medcom

Baca Juga: 

4.576 Personel Gabungan Bersiaga Amankan Unjuk Rasa di Jakarta Hari Ini

Ribuan personel gabungan disebar di sejumlah titik konsentrasi massa, antara lain kawasan Monumen Nasional (Monas), Bundaran HI/Dukuh Atas, Gedung DPR/MPR RI, serta titik-titik pengaturan lalu lintas di sekitarnya. Personel yang dikerahkan meliputi 3.147 anggota Polda Metro Jaya, 1.300 anggota BKO Mabes Polri, 500 prajurit TNI, dan 14 petugas pemadam kebakaran (Damkar).

Budi mengatakan petugas gabungan tidak hanya fokus pada pengamanan massa aksi, tetapi juga menaruh perhatian pada kenyamanan pengguna jalan yang tetap harus beraktivitas di sekitar lokasi unjuk rasa. Polisi lalu lintas telah disiagakan untuk menjaga kelancaran arus kendaraan.

Namun, skema rekayasa arus lalu lintas hanya akan dilakukan situasional melihat dinamika perkembangan di lapangan agar tidak mengganggu aktivitas publik secara luas.

"Kami mengimbau masyarakat yang beraktivitas di sekitar lokasi agar menyesuaikan perjalanan dan mengikuti arahan petugas," tutur Budi.

Pihak kepolisian juga meminta peserta aksi unjuk rasa agar menjaga komitmen penyampaian pendapat secara damai, tertib, dan tidak mudah terprovokasi. Dengan begitu, hak bersuara dapat terpenuhi tanpa mengorbankan ketertiban umum.

(Achmad Zulfikar Fazli)