KBRI Phnom Penh sukses menggelar Pasar Malam Indonesia 2026 untuk memperkuat diplomasi budaya. (Kemlu RI)
Phsaar Reatrei Indonesia Jadi Ajang Diplomasi Budaya dan Dagang di Kamboja
Willy Haryono • 2 May 2026 18:38
Phnom Penh: KBRI Phnom Penh sukses menyelenggarakan Phsaar Reatrei Indonesia atau Pasar Malam Indonesia di Chaktomuk Walk Street, Phnom Penh, pada 25-26 April 2026 sebagai bagian dari penguatan diplomasi budaya dan ekonomi Indonesia di Kamboja.
Berdasarkan keterangan di situs Kementerian Luar Negeri RI, Selasa, 28 April 2026, acara tersebut dibuka secara resmi oleh Kuasa Usaha Ad-Interim RI untuk Kamboja, Krishnajie, bersama Secretary of State Kementerian Pariwisata Kamboja Dr. Thok Sokhom serta Direktur Departemen Pariwisata Provinsi Phnom Penh Mom Veasna.
Dalam sambutannya, KBRI menyatakan bahwa Phsaar Reatrei Indonesia dirancang sebagai simbol persahabatan dan kolaborasi Indonesia-Kamboja melalui promosi budaya, kuliner, dan produk nasional.
Pada pembukaan acara, KBRI Phnom Penh juga menganugerahkan sertifikat Duta Rasa Nusantara kepada dua restoran Indonesia di Phnom Penh, Bengawan Solo dan Warung Bali, atas kontribusi mereka dalam menyajikan kuliner autentik Indonesia di Kamboja.
Selama dua hari penyelenggaraan, masyarakat lokal dan wisatawan asing berkesempatan mengenal serta membeli berbagai produk fast moving consumer goods (FMCG) Indonesia, mulai dari makanan, minuman, obat-obatan, produk perawatan diri, hingga fesyen batik.
Pengunjung juga menikmati beragam hidangan khas Nusantara serta pertunjukan seni dan budaya Indonesia melalui Malam Budaya.
Acara budaya tersebut menampilkan tarian tradisional, musik, pertunjukan penyanyi Indonesia yang berkarier di Kamboja, DJ Indonesia, hingga penampilan grup musik lokal.
KBRI menilai antusiasme pengunjung sangat tinggi, terlihat dari padatnya area acara sejak sore hingga malam selama dua hari pelaksanaan.
Sebanyak 12 stan dihadirkan dalam kegiatan ini, termasuk promosi produk Indonesia oleh distributor lokal melalui berbagai aktivitas interaktif seperti permainan, peragaan busana, dan presentasi produk.
KBRI Phnom Penh menegaskan bahwa Phsaar Reatrei Indonesia telah menjadi bagian penting dari strategi diplomasi soft power Indonesia di Kamboja.
Selain memperkuat citra positif Indonesia, kegiatan ini juga diharapkan membuka peluang perdagangan, investasi, serta mempererat kerja sama budaya dan pariwisata kedua negara.
Baca juga: Indonesia-Kamboja Perkuat Kolaborasi Pertahanan melalui Army Staff Talk 2026