Puluhan Bhikkhu Gelar Ritual Air Berkah Waisak di Umbul Jumprit, Simbol Kesucian dan Kedamaian

Puluhan Bhikku dari berbagai sangha menggelar ritual pengambilan Air Berkah Waisak, di mata air Jumprit, Temanggung, Jawa Tengah, pada Sabtu, 30 Mei 2026 pagi (Foto:Metrotvnews.com/Duta Erlangga)

Puluhan Bhikkhu Gelar Ritual Air Berkah Waisak di Umbul Jumprit, Simbol Kesucian dan Kedamaian

Duta Erlangga • 30 May 2026 15:17

Temanggung: Puluhan Bhikku dari berbagai sangha menggelar ritual pengambilan Air Berkah Waisak, di mata air Jumprit, Temanggung, Jawa Tengah, pada Sabtu, 30 Mei 2026 pagi.
 
Prosesi penbambilan Air Berkah diawali dengan penyalaan lilin panca warna oleh perwakilan Bhikku Sangha dan penyalaan dupa olah Ketua DPD Walubi Jawa Tengah Tanto Harsono.


(Foto:Metrotvnews.com/Duta Erlangga)

Setelah itu, para Bhikku mengambil air berkah dengan menggunakan gayung kecil, kemudian dimasukan ke dalam sebuah kendi dari tanah liat yang sudah dihias bunga. Selanjutnya, kendi tersebut dibawa keluar dari Umbul Jumprit untuk didoakan.
 

 
Usai pengambilan Air Berkah, prosesi dilanjutkan dengan puja bakti yang dilakukan oleh masing-masing perwakilan majelis umat Buddha. Setelah proses puja bakti selesai, para Bikkhu dan seluruh perwakilan umat Buddha melanjutkan perjalanan ke Candi Mendut.


(Foto:Metrotvnews.com/Duta Erlangga)

Ketua Umum Majelis Mahayana Buddhis Indonesia (Mahabudhi), Bhikku Samantha Kusala Mahasthavira, menjelaskan mengenai makna air berkah yang digunakan dalam rangkaian perayaan Hari Raya Tri Suci Waisak 2570 Buddhist Era.
 
Menurutnya, Air Berkah merupakan salah satu sarana puja bhakti yang digunakan umat Buddha saat beribadah. Selain itu, air juga memiliki makna simbolis yang mencerminkan kejernihan dan kesucian.


(Foto:Metrotvnews.com/Duta Erlangga)

“Air Berkah ini adalah salah satu sarana puja bhakti yang biasa digunakan oleh kami umat Buddha di dalam melakukan sembahyang,” kata Bhikku Samantha.
 
Air menjadi simbol sifat-sifat mulia yang seharusnya dimiliki setiap manusia.
   
“Sedangkan makna dari air itu sendiri merupakan simbol kejernihan. Simbol dari kesucian yang mana kita sebagai manusia harus memiliki sifat-sifat mulia, seperti air yang senantiasa mengalir dari atas ke bawah,” katanya.


(Foto:Metrotvnews.com/Duta Erlangga)
 
Bhikku Samantha menambahkan manusia seharusnya menghindari sifat sombong dan merendahkan orang lain, serta membawa kedamaian bagi sesama.
 
“Jangan kita mengembangkan sifat-sifat sombong, sifat-sifat merendahkan orang lain. Kita harus bisa menjadi salah satu manusia yang membawa kedamaian, yang membawa kesejukan,” ujarnya.
 
Air Berkah yang telah diambil tersebut akan dibawa ke Candi Mendut untuk disakralkan. Kemudian Air Berkah bersama Api Dharma diboyong ke Candi Borobudur pada puncak acara perayaan Hari Raya Tri Suci Waisak 2570 BE pada Minggu, 31 Mei 2026.

(Rosa Anggreati)