Ilustrasi garis polisi. (Anadolu Agency)
Tangki Bahan Kimia Pecah di Pabrik Kertas AS, 11 Orang Tewas
Willy Haryono • 31 May 2026 15:13
Washington: Sebanyak 11 orang tewas setelah sebuah tangki bahan kimia pecah di fasilitas Nippon Dynawave Packaging di negara bagian Washington, Amerika Serikat.
Otoritas setempat pada Sabtu, 31 Mei 2026, menyatakan bahwa sembilan korban yang sebelumnya dilaporkan hilang telah ditemukan dalam proses pencarian di lokasi kejadian.
Insiden terjadi pada Selasa lalu ketika tangki berisi “white liquor” mengalami ledakan tipe implosi di pabrik pengolahan kertas tersebut.
White liquor merupakan larutan kimia yang mengandung sodium hydroxide dan sodium sulfide, bahan yang digunakan dalam proses pembuatan bubur kertas atau pulp.
Sebelumnya, dua korban jiwa telah dikonfirmasi tak lama setelah kecelakaan terjadi.
Dikutip dari Miami Herald, Minggu, 31 Mei 2026, Wakil Kepala Cowlitz 2 Fire & Rescue Kurt Stitch mengatakan bahwa tim penyelamat melakukan pencarian selama beberapa hari dengan menyisir puing-puing di area dalam bangunan serta menggunakan drone di sekitar lokasi.
Tangki yang pecah diketahui berisi sekitar 900 ribu galon atau sekitar 3,4 juta liter white liquor.
Pejabat setempat menyebut hasil pengujian menunjukkan kontaminasi sempat masuk ke Sungai Columbia yang berada di dekat lokasi kejadian. Namun, hingga kini belum ditemukan dampak negatif terhadap kualitas udara maupun air minum di Kota Longview.
Nippon Dynawave Packaging merupakan anak usaha penuh Nippon Paper Industries, produsen kertas terbesar kedua di Jepang berdasarkan penjualan.
Perusahaan Jepang tersebut mengakuisisi pabrik di Longview dari perusahaan kayu asal Seattle, Weyerhaeuser, senilai USD225 juta dan mendirikan Nippon Dynawave Packaging pada 2016.
Baca juga: Warga Cilegon Keluhkan Bau Menyengat dan Mata Perih usai Ledakan Pabrik Kimia