Penerima bantuan pangan beras. Foto: Istimewa.
Apakah Bansos Beras dan Minyak Goreng Diperpanjang? Ini Penjelasan Resminya
Husen Miftahudin • 26 May 2026 18:30
Jakarta: Badan Pangan Nasional (Bapanas) melalui Perum Bulog menyalurkan bantuan sosial (bansos) minyak goreng dan beras yang diperpanjang hingga Juni. Hal ini dilakukan sebagai bentuk penekanan harga di pasar agar tidak melonjak tinggi.
Mengutip dari laman Perum Bulog, penerima manfaat masing-masing akan mendapat bansos berupa 20 kg beras dan empat liter MinyaKita. Di Desa Arjasari misalnya, tercatat pemerintah telah menggelontorkan bantuan sebanyak 28.940 kg beras dan 5.788 liter MinyaKita.
"Kami berharap program ini tidak hanya membantu meringankan beban keluarga penerima manfaat, tetapi juga turut menjaga kondisi harga pangan, baik beras maupun MinyaKita, agar tetap terkendali di tingkat konsumen" ungkap Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal dalam pernyataan tertulis, dikutip Senin, 25 Mei 2026.
| Baca juga: Bansos Kemensos Tahap 2 Mulai Cair, Begini Cara Mengeceknya |

(Ilustrasi. Foto: dok MI)
Terdata sebanyak 33,2 juta penerima
Dalam skala nasional, program bansos ini sudah terdapat sekitar 33,2 juta penerima. Sampai saat ini, total bantuan yang telah disalurkan sebesar 260 juta kg beras dan 52 juta liter MinyaKita.
"Selain memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, program ini juga menjadi salah satu upaya strategis dalam menjaga keseimbangan pasokan pangan di tingkat konsumen. Bulog memastikan penyaluran dilakukan secara terkoordinasi, tertib, dan sesuai dengan mekanisme yang telah ditetapkan agar bantuan dapat diterima oleh masyarakat dengan baik," tegas Rizal.
Demikian informasi penyaluran bansos kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) agar terpenuhi kebutuhan harian rumah tangganya. Sehingga masyarakat bisa merasakan langsung adanya penguatan fondasi ketahanan pangan Indonesia. (Adrian Bachtiar)