Ilustrasi. Metrotvnews.com/Octavianus Dwi Sutrisno
Rumah Tahfiz di Bekasi Dibobol Maling, 22 Ponsel Santri Raib
Tasya Nadya • 20 March 2026 23:08
Bekasi: Aksi kriminalitas jelang Hari Raya Idulfitri terjadi di sebuah rumah tahfiz qur'an di kawasan Bekasi, Jawa Barat. Kawanan pencuri melakukan aksi saat kondisi bangunan kosong ditinggal penghuni.
Berdasarkan keterangan pihak pengurus, aksi maling terjadi saat seluruh ustazah dan santri sedang tidak berada di rumah. Kondisi rumah yang kosong selama satu malam dimanfaatkan pelaku untuk masuk dengan cara membobol dua jendela kamar.
"Terjadi kemalingan, pencurian di Rumah Qur'an Ummu Khadijah ini ketika para santri kita sedang tidak ada di lokasi," kata Pembina Rumah Qur'an Ummu Khadijah Ustaz Deden Masykur Farid di Bekasi, Jumat, 20 Maret 2026.
Akibat kejadian ini, sebanyak 22 unit telepon genggam milik santri yang sedang dikumpulkan di kamar ustaz raib dibawa kabur. Tidak hanya itu, pelaku juga menggasak dua unit laptop, satu unit tablet, serta sejumlah uang tunai dan perhiasan emas.
"Ada 22 HP milik santri, karena santri tidak boleh pegang HP dan dikumpulkan di kamar ustaz. Itu semua diambil, ada tersisa beberapa sebagian lagi. Kemudian dua laptop, satu tab Samsung, uang beberapa nominal ada yang Rp1 juta, ada yang Rp2 juta, kemudian satu emas," ujar Deden.

Ilustrasi. Metrotvnews.com.
Pihak Rumah Qur'an Ummu Khadijah telah melaporkan kasus ini ke Polsek Jatiasih. Polisi sudah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan sejumlah barang bukti di antaranya alat congkel berupa cangkul yang tertinggal serta boks unit elektronik yang hilang.
"Yang dibawa barusan sama Pak Polisi hanya alat congkelnya berupa cangkul." ucap Deden.
Kasus ini sedang ditangani pihak berwajib untuk mengidentifikasi pelaku. "Harapan sekali ini menjadi perhatian bagi kepolisian ya, juga bagi yang mendengar agar lebih waspada apalagi di Idulfitri saat ini," imbuh Deden.