Bitcoin. Foto: dok Metrotvnews.com
Bitcoin Naik Tipis ke USD63.700
Husen Miftahudin • 4 August 2026 09:08
New York: Harga bitcoin menguat tipis pada perdagangan Senin waktu setempat setelah sempat tertekan oleh kabar peretasan dompet kripto Coldcard. Harga bitcoin juga ditopang laporan keuangan yang mengecewakan dari sejumlah perusahaan besar di industri aset digital.
Mengutip Investing.com, Selasa, 4 Agustus 2026, bitcoin naik 0,2 persen ke level USD63.711,6. Meski mencatat kenaikan, sentimen pasar kripto masih cenderung rapuh.
Optimisme terkait peluang pembicaraan lanjutan antara Amerika Serikat (AS) dan Iran hanya memberikan dorongan terbatas terhadap aset digital, meskipun harga minyak dunia turun tajam.
Peretasan Coldcard rugikan investor hingga USD90 juta
Perusahaan dompet kripto asal Kanada, Coinkite Inc., mengungkapkan merek dompet dingin (cold wallet) miliknya, Coldcard, mengalami peretasan pada akhir pekan lalu. Berdasarkan data Galaxy Research, hingga Senin nilai bitcoin yang berhasil dicuri mencapai hampir USD90 juta dari lebih dari 4.500 dompet pengguna.
Insiden tersebut menjadi perhatian serius pelaku pasar karena dompet dingin selama ini dikenal sebagai salah satu metode penyimpanan aset kripto yang paling aman. Cold wallet umumnya tidak terhubung ke jaringan internet sehingga lebih terlindungi dari serangan siber.
Namun, kelemahan pada perangkat Coldcard dilaporkan membuka celah bagi peretas untuk memperoleh akses jarak jauh terhadap dana pengguna.
Strategy lepas 1.638 bitcoin
Tekanan terhadap pasar juga datang dari aksi jual yang dilakukan perusahaan perbendaharaan bitcoin, Strategy.
Dalam dokumen yang disampaikan kepada Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC), perusahaan mengungkapkan telah menjual 1.638 bitcoin senilai sekitar USD104,7 juta sepanjang 27 Juli hingga 2 Agustus dengan harga rata-rata USD63.957 per bitcoin.
Setelah transaksi tersebut, total kepemilikan Strategy berkurang menjadi 843.138 bitcoin dengan nilai sekitar USD52,6 miliar berdasarkan harga pasar saat ini.
Pendiri Strategy Michael Saylor menyatakan hasil penjualan digunakan untuk membayar dividen saham preferen serta mendanai pembelian kembali saham STRC.
Aksi jual Strategy dilakukan setelah perusahaan membukukan kerugian kuartal II yang lebih besar dari perkiraan pasar akibat penurunan nilai kepemilikan bitcoin. Kondisi tersebut memunculkan kekhawatiran investor terhadap strategi perusahaan yang memiliki eksposur besar pada aset kripto sekaligus menghadapi kebutuhan pendanaan dan kewajiban utang.
Di sisi lain, Coinbase Global juga melaporkan pendapatan kuartalan yang berada di bawah ekspektasi. Pelemahan tersebut dipengaruhi menurunnya volume transaksi di tengah berkurangnya minat investor terhadap pasar kripto sepanjang tahun ini.
Pelaku pasar juga mulai mengalihkan sebagian investasi ke sektor berbasis kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), sementara ketidakpastian geopolitik akibat konflik AS-Iran masih membatasi minat terhadap aset berisiko.

(Ilustrasi. Foto: dok KBI)
Harga aset kripto bervariasi
Pergerakan aset kripto lainnya cenderung bervariasi. Berikut daftar terbaru aset kripto:
- Ether turun 1,2 persen menjadi USD1.867,12.
- XRP melemah 0,5 persen.
- Solana terkoreksi 0,3 persen.
- Cardano menguat 2,5 persen.
- BNB naik tipis 0,1 persen.
- Di kelompok memecoin, Dogecoin turun 0,4 persen.
- Token $TRUMP menguat 2,4 persen.