Kapan Maulid Nabi 2026? Cek Tanggal dan Makna Peringatannya

Maulid Nabi Muhammad SAW, foto: Medcom.id

Kapan Maulid Nabi 2026? Cek Tanggal dan Makna Peringatannya

Putri Purnama Sari • 26 July 2026 18:21

Jakarta: Pemerintah telah menetapkan jadwal Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah dalam kalender hari libur nasional tahun 2026. Masyarakat yang ingin merencanakan kegiatan ibadah maupun liburan perlu mengetahui tanggal peringatannya serta informasi mengenai cuti bersama.

Maulid Nabi merupakan salah satu hari besar Islam yang diperingati setiap tahun untuk mengenang kelahiran Nabi Muhammad SAW. Lantas, Maulid Nabi 2026 jatuh pada tanggal berapa? Berikut informasi lengkapnya.

Kapan Maulid Nabi 2026?

Berdasarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) Tiga Menteri tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2026, Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah diperingati pada Selasa, 25 Agustus 2026.

Dengan demikian, Selasa, 25 Agustus 2026 ditetapkan sebagai hari libur nasional dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW.

Apakah Ada Cuti Bersama Maulid Nabi 2026?

Mengacu pada SKB Tiga Menteri, Maulid Nabi 2026 tidak disertai cuti bersama. Artinya, masyarakat hanya menikmati satu hari libur nasional, yakni pada Selasa, 25 Agustus 2026.

Meski demikian, sebagian masyarakat dapat memanfaatkan cuti tahunan apabila ingin memperpanjang waktu libur.
 

Apa Itu Maulid Nabi?

Maulid Nabi adalah peringatan hari kelahiran Nabi Muhammad SAW, yang jatuh setiap 12 Rabiulawal dalam kalender Hijriah. Peringatan ini menjadi momentum bagi umat Islam untuk mengenang perjalanan hidup Rasulullah SAW, meneladani akhlaknya, serta memperbanyak ibadah dan selawat.

Di Indonesia, Maulid Nabi diperingati dengan berbagai kegiatan keagamaan, seperti:
  • Pembacaan selawat dan maulid.
  • Pengajian atau ceramah agama.
  • Khataman Al-Qur'an.
  • Santunan kepada anak yatim dan kaum duafa.
  • Doa bersama di masjid maupun musala.
Tradisi peringatan Maulid Nabi di setiap daerah juga memiliki ciri khas masing-masing yang menjadi bagian dari kekayaan budaya Islam di Indonesia.

(Putri Purnama Sari)