Dukung Transisi Energi, Ekosistem Hidrogen Hijau Dikebut

PLN IP menghadirkan mobil Green Hydrogen sebagai pengembangan energi ramah lingkungan. Foto: Dok istimewa

Dukung Transisi Energi, Ekosistem Hidrogen Hijau Dikebut

Eko Nordiansyah • 28 February 2026 22:17

Jakarta: PLN Indonesia Power (PLN IP) mendukung transisi energi bersih nasional melalui pengembangan ekosistem hidrogen hijau di ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026. Partisipasi ini memperkenalkan pemanfaatan hidrogen sebagai energi masa depan sektor transportasi sekaligus mendorong industri otomotif berkelanjutan di Indonesia.

Dalam partisipasinya di IIMS 2026, PLN IP menampilkan mobil Green Hydrogen sebagai wujud konsistensi perusahaan dalam mengembangkan teknologi energi ramah lingkungan. Kehadiran inovasi ini mempertegas kesiapan PLN IP dalam menghadirkan solusi rendah emisi untuk mendukung dekarbonisasi sektor transportasi nasional.

Direktur Utama PLN IP Bernadus Sudarmanta menegaskan bahwa pengembangan green hydrogen merupakan bagian dari strategi jangka panjang perusahaan dalam mempercepat transformasi energi nasional. PLN IP tidak hanya fokus pada penyediaan listrik, tetapi juga mengambil peran strategis dalam menghadirkan solusi energi bersih masa depan.

“Pengembangan green hydrogen menjadi salah satu pilar penting kami dalam mendukung dekarbonisasi sektor transportasi dan industri, sekaligus memperkuat ketahanan energi nasional berbasis sumber daya domestik,” ujar Bernadus dalam keterangan tertulisnya, Sabtu, 28 Februari 2026.

Selain mobil Green Hydrogen , PLN IP juga menampilkan inovasi dan produk pengembangan energi bersih lainnya, antara lain dummy Hydrogen Refueling Station (HRS) dan Solar PV. Kehadiran inovasi tersebut merupakan bagian dari upaya perusahaan dalam membangun ekosistem kendaraan ramah lingkungan yang terintegrasi dari sisi produksi energi hingga infrastruktur pengisian.




(Ilustrasi pengembangan energi hidrogen hijau. Foto: Dok PLN IP)

Peran strategis hidrogen

Komitmen PLN Indonesia Power semakin ditegaskan melalui Talkshow PLN Mobile di PLN Mobile Booth. Dalam sesi tersebut, Officer Generation and Project Technology Development PLN Indonesia Power Dindi Wahyu Aldio memaparkan peran strategis hidrogen dalam menurunkan emisi karbon global.

Dindi menjelaskan bahwa sektor transportasi menyumbang sekitar seperempat emisi karbon dunia sehingga membutuhkan inovasi berkelanjutan. Hidrogen dinilai sebagai solusi potensial karena saat digunakan sebagai bahan bakar tidak menghasilkan emisi karbon dan hanya menghasilkan uap air.

“Pengembangan hidrogen tidak bisa berjalan sendiri. Dibutuhkan sinergi antara industri, pemerintah, akademisi, dan masyarakat agar ekosistem ini tumbuh lebih cepat dan berkelanjutan. PLN Indonesia Power telah memulai dari sisi produksi hingga infrastruktur pengisian, dan ke depan kami berharap semakin banyak pihak terlibat untuk bersama-sama menurunkan emisi karbon serta mewujudkan transportasi ramah lingkungan di Indonesia,” ujar Dindi.

PLN IP secara konsisten mengembangkan hidrogen hijau yang diproduksi dari energi terbarukan seperti tenaga surya dan panas bumi, memastikan bahwa energi bersih tidak hanya hadir pada tahap pemanfaatan, tetapi juga dalam proses produksinya. Inisiatif ini sejalan dengan dukungan perusahaan terhadap target Net Zero Emission (NZE) 2060.

Selain menghadirkan inovasi teknologi, PLN IP juga membawa pendekatan humanis kepada pengunjung melalui produk binaan unggulan. Unit Kamojang menyajikan kopi Wanaka, sementara Unit Mrica menghadirkan Mrica Corner (Sengkuyung) yang dapat dinikmati gratis oleh pengunjung. 

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Eko Nordiansyah)