Pemantauan hilal ilustrasi. Dok Metrotvnews.com
Digelar Sore Ini, Berikut 3 Tahapan Sidang Isbat Penetapan 1 Ramadan 1447 H
Putri Purnama Sari • 17 February 2026 14:16
Jakarta: Pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) akan menggelar sidang isbat penetapan 1 Ramadan 1447 Hijriah sore ini, 17 Februari 2026.
Sidang akan dipimpin langsung oleh Menteri Agama Nasaruddin Umar di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat sekitar pukul 16.30 WIB. Sidang ini menjadi momen penting untuk menetapkan awal puasa Ramadan bagi umat Islam di Indonesia.
Dilansir dari laman Baznas, terdapat tiga tahapan utama dalam rangkaian sidang isbat hari ini, yakni seminar posisi hilal, verifikasi hasil rukyatul hilal, dan musyawarah pengambilan keputusan.
Rangkaian Tahapan Sidang Isbat
Sidang isbat untuk menetapkan 1 Ramadan tahun ini dilaksanakan melalui tiga tahapan utama yang telah menjadi prosedur tetap setiap tahunnya. Berikut rangkaiannya:1. Seminar Posisi Hilal
Tahap awal dimulai dengan penyampaian data hisab oleh tim ahli dari Kementerian Agama. Dalam sesi ini, dipaparkan posisi hilal atau bulan sabit muda berdasarkan perhitungan astronomi. Data tersebut menjadi landasan ilmiah awal sebelum dilakukan pengamatan langsung di lapangan.
| Baca juga: Apa Itu Hilal dan Mengapa Jadi Acuan Awal Ramadan? Ini Penjelasannya |
2. Verifikasi Hasil Rukyatul Hilal
Setelah pemaparan hisab, dilakukan pengecekan dan verifikasi terhadap laporan rukyatul hilal dari 96 titik pemantauan yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Titik-titik pengamatan tersebut dipilih secara strategis guna memperoleh laporan akurat terkait kemungkinan terlihatnya hilal.
3. Musyawarah dan Pengambilan Keputusan (Konferensi Pers)
Tahap terakhir adalah musyawarah bersama seluruh peserta sidang. Dalam forum ini, data hisab dan hasil rukyat dibahas secara menyeluruh sebelum diambil keputusan final.
Keputusan yang dihasilkan kemudian ditetapkan sebagai acuan resmi pemerintah dan diumumkan kepada masyarakat melalui konferensi pers yang akan digelar sekitar pukul 19.05 WIB.