Ketika Akses Kesehatan Menjadi Prioritas Bersama di Kota Tangerang

Wali Kota Tangerang, Sachrudin, saat acara Deklarasi dan Pencanangan UHC serta Penghargaan Pemerintah Daerah Tahun 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Selasa, 27 Januari 2026. Dokumentasi/ istimewa

Ketika Akses Kesehatan Menjadi Prioritas Bersama di Kota Tangerang

Deny Irwanto • 29 January 2026 05:37

Tangerang: Upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang untuk menghadirkan perlindungan kesehatan yang merata bagi warganya berbuah apresiasi. Konsistensi tersebut kembali mendapat pengakuan dari pemerintah pusat melalui UHC Award 2026 Kategori Madya yang diberikan oleh Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat.

Sejak 2017, capaian Universal Health Coverage (UHC) Kota Tangerang tercatat stabil di atas 98 persen. Bahkan pada 2025, tingkat kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) melampaui angka 100 persen, menandakan semakin luasnya jangkauan perlindungan kesehatan bagi masyarakat.

Baca Juga :

Pelayanan Kesehatan Dinilai Perlu Ekosistem Digital Terintegrasi

Penghargaan tersebut diterima langsung Wali Kota Tangerang, Sachrudin, dalam acara Deklarasi dan Pencanangan UHC serta Penghargaan Pemerintah Daerah Tahun 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Selasa, 27 Januari 2026.

“Alhamdulillah, per 1 Desember 2025 capaian UHC Kota Tangerang mencapai 100,71 persen atau sebanyak 1.982.904 peserta JKN, termasuk 395.187 peserta PBI yang didanai melalui APBD. Angka ini meningkat dibandingkan tahun 2024 yang berada di angka 100,46 persen, dan menegaskan komitmen Pemkot Tangerang dalam menjamin perlindungan kesehatan bagi seluruh warga," kata Sachrudin di Kota Tangerang dalam keterangan pers dikutip Rabu, 28 Januari 2025.


Wali Kota Tangerang, Sachrudin, saat acara Deklarasi dan Pencanangan UHC serta Penghargaan Pemerintah Daerah Tahun 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Selasa, 27 Januari 2026. Dokumentasi/ istimewa

Dia menuturkan capaian tersebut lahir dari kerja bersama berbagai pihak yang memiliki tujuan sama, yakni membangun masyarakat yang sehat dan sejahtera.

"Pemkot Tangerang berkomitmen menjalankan Program JKN secara berkelanjutan melalui penguatan partisipasi masyarakat, peningkatan literasi kesehatan, kemudahan akses layanan, pemanfaatan teknologi, serta kolaborasi dengan sektor swasta," jelasnya.

Meski demikian, Sachrudin mengingatkan keberlanjutan program jaminan kesehatan tidak hanya bertumpu pada peran pemerintah.

"Keberhasilan JKN juga sangat ditentukan oleh kesadaran kolektif masyarakat, khususnya peserta mandiri, untuk membayar iuran secara tertib demi terjaganya perlindungan kesehatan bagi semua," ungkapnya.

Selain capaian UHC, Kota Tangerang juga dinilai mampu menjaga tingkat kepesertaan aktif JKN hingga 88,61 persen per Desember 2025. Pemkot Tangerang juga tercatat konsisten tidak pernah menunggak pembayaran iuran PBPU Pemda, sehingga kembali mengantarkan daerah ini meraih UHC Award Kategori Madya.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Deny Irwanto)