Niat puasa Ayyamul Bidh, dok: MTVN
Puasa Ayyamul Bidh Februari 2026: Jadwal, Niat, dan Keutamaannya
Putri Purnama Sari • 29 January 2026 14:00
Jakarta: Puasa Ayyamul Bidh merupakan salah satu ibadah sunah yang dianjurkan dalam Islam dan rutin dikerjakan setiap bulan Hijriah. Puasa ini dilaksanakan pada 13, 14, dan 15 bulan Hijriah, termasuk pada bulan Syaban yang menjadi momentum persiapan menjelang Ramadan.
Pada Februari 2026, puasa Ayyamul Bidh bertepatan dengan bulan Syaban 1447 Hijriah, sehingga banyak umat Islam memanfaatkannya untuk memperbanyak amal ibadah sekaligus mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Ayyamul bidh berasal dari kata ayyam yang merupakan bentuk jamak dari al-yaum yang berarti hari dan kata bidh berarti putih. Bila dirangkai menjadi satu kesatuan, ayyamul bidh kalimat berarti puasa putih.
Berikut informasi tentang jadwal puasa Ayyamul Bidh Februari lengkap dengan niat dan keutamaannya.
Jadwal Puasa Ayyamul Bidh Februari 2026
Puasa Ayyamul Bidh Februari 2026 jatuh pada bulan Rajab 1447 H. Berikut tanggal-tanggalnya dalam kalender Masehi:- Jumat, 1 Februari 2026 — 13 Syaban 1447 H
- Sabtu, 2 Februari 2026 — 14 Syaban 1447 H
- Minggu, 3 Februari 2026 — 15 Syaban 1447 H
Niat Puasa Ayyamul Bidh
Sebelum berpuasa, niat merupakan rukun yang harus diperhatikan. Niat puasa Ayyamul Bidh dapat dilafalkan sejak malam hari hingga sebelum terbit fajar.
Nawaitu Shauma Ayyaamal Bidh Sunnatan Lillaahi Ta’ala.
Artinya: "Aku niat puasa Ayyamul Bidh (hari-hari yang malamnya cerah), karena Allah ta ala."
Keutamaan Puasa Ayyamul Bidh

Ilustrasi freepik
Puasa Ayyamul Bidh bukan sekadar amalan sunah biasa. Rasulullah SAW menganjurkan puasa ini karena memiliki banyak keutamaan, di antaranya:
1. Setara dengan puasa sepanjang tahun
Dalam sebuah hadis, Nabi Muhammad SAW bersabda: “Berpuasalah tiga hari setiap bulan, karena setiap kebaikan dilipatgandakan sepuluh kali lipat, maka itu seperti berpuasa sepanjang tahun.” (HR. Bukhari dan Muslim)
2. Menyucikan jiwa dan menenangkan hati
Dengan menahan diri dari makan, minum, dan hawa nafsu, hati menjadi lebih bersih dan pikiran lebih tenang.
3. Menambah pahala dan mendekatkan diri kepada Allah SWT
Amalan sunah seperti puasa Ayyamul Bidh menjadi sarana mendekatkan diri kepada Allah, sekaligus memperkuat spiritualitas seorang Muslim.
4. Meneladani sunah Rasulullah SAW
Rasulullah SAW dikenal konsisten menjalankan puasa ini, sehingga pelaksanaannya berarti mengikuti sunah Rasulullah.