Seorang ibu menyuapi balitanya makanan bergizi. Foto: ANTARA/Fransiskus Salu Weking.
Investasi Masa Depan, Gizi Seimbang Wajib Sejak 1.000 Hari Pertama Kehidupan
Fachri Audhia Hafiez • 30 January 2026 07:46
Jakarta: Pemberian gizi seimbang menjadi fondasi utama dalam mendukung perkembangan fisik serta kognitif anak. Dietisien dari RSUPN Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta, Luthfianti Diana Mauludiyah, menegaskan bahwa pemenuhan nutrisi ini harus dilakukan sedini mungkin, terutama pada periode emas pertumbuhan manusia.
"Waktu paling krusial disebut 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), yaitu sejak kehamilan atau 270 hari, usia 0–2 tahun atau 730 hari. Gizi seimbang harus diberikan secara konsisten setiap hari, bukan hanya di usia tertentu," ujar Luthfianti saat dihubungi ANTARA di Jakarta, dikutip Jumat, 30 Januari 2026.
Luthfianti menjelaskan, kecukupan gizi harus terus berlanjut hingga usia balita dan prasekolah (2–5 tahun) sebagai fase eksplorasi, hingga usia sekolah yang membutuhkan energi besar untuk konsentrasi belajar. Komposisi makanan harus mencakup sumber energi, protein, lemak, dan serat guna memenuhi Angka Kecukupan Gizi (AKG) harian.
Sejalan dengan hal tersebut, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, mengungkapkan bahwa Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang telah menjangkau 58 juta penerima manfaat mulai menunjukkan dampak positif. Siswa di berbagai daerah dilaporkan lebih semangat bersekolah dan memiliki kondisi fisik yang lebih bugar.
Baca Juga :
"Dengan adanya MBG, anak-anak selalu semangat masuk sekolah. Di daerah-daerah, mereka kelihatannya lebih aktif belajar dan ketika beraktivitas, badannya kelihatan lebih kuat dan jarang sakit," kata Dadan dalam keterangannya, Selasa, 20 Januari 2026.
Meski program pemerintah terus berjalan, Dadan menegaskan bahwa peran orang tua di rumah tetap menjadi faktor penentu keberhasilan jangka panjang. Kesadaran orang tua dalam menyediakan makanan bergizi di luar jam sekolah sangat diperlukan agar tujuan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia dapat tercapai secara maksimal.