Gedung Bank Indonesia. Foto: dok MI/Ramdani.
Bank Indonesia Puji Produk UMKM dan Kreativitas Anak Muda di KKI
Husen Miftahudin • 26 August 2026 18:31
Jakarta: Pejabat Gubernur Sementara Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti menilai produk UMKM yang ditampilkan dalam Karya Kreatif (KKI) 2026 memiliki kualitas yang baik. Menurutnya, berbagai produk yang hadir dalam ajang tersebut menunjukkan UMKM Indonesia mampu menghasilkan karya yang berkelas dan memabanggakan.
Hal tersebut disampaikan Destry melalui unggahan Instagram resmi Bank Indonesia. Ia menyebut KKI 2026 tidak hanya menghadirkan produk UMKM, tetapi juga berbagai stan yang memberikan edukasi, menerapkan digitalisasi dan terdapat inovasi menarik yang ditawarkan.
Hal tersebut disampaikan Destry melalui unggahan Instagram resmi Bank Indonesia. Ia menyebut KKI 2026 tidak hanya menghadirkan produk UMKM, tetapi juga berbagai stan yang memberikan edukasi, menerapkan digitalisasi dan terdapat inovasi menarik yang ditawarkan.
Produk UMKM telah dikurasi
Destry turut menyoroti produk kopi dan wastra yang ditampilkan dalam KKI 2026. Menurut dia, produk-produk tersebut memiliki kualitas terbaik karena telah melalui proses kurasi oleh tim kurator.
Selain kualitas produk, kemudahan transaksi juga menjadi perhatian. Pengunjung dapat melakukan pembayaran menggunakan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS). Kartu Kredit Indonesia (KKI) juga turut mendukung transaksi selama kegiatan berlangsung.
"Kalau kita lihat KKI sekarang, 2026 itu banyak anak-anak mudanya. Karena kita membuka satu area khusus untuk anak-anak muda juga. Jadi kalau kita lihat di sana pemilik UMKM yang masih muda-muda dan juga termasuk perajin yang sangat kreatif," ucap Destry, dikutip Rabu, 26 Agustus 2026.

(Acara Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2026 di JCC. Foto: Metrotvnews.com/Andika Fauzan Azhari)
Generasi muda ramaikan KKI 2026
Menurut Destry, kehadiran generasi muda menjadi salah satu hal yang menonjol dalam KKI 2026. BI menyediakan area khusus bagi pelaku UMKM dan perajin muda untuk memperkenalkan produk serta kreativitas mereka.
Kehadiran ruang tersebut dinilai dapat memberikan kesempatan bagi generasi muda untuk mengembangkan usaha sekaligus memperkenalkan produk lokal yang memiliki daya saing. (Tiaranissa Juliansyah)