BMKG Prediksi Puncak Kemarau di Jabar Terjadi September-Oktober

Ilustrasi kekeringan. (MGN/Nur Soli)

BMKG Prediksi Puncak Kemarau di Jabar Terjadi September-Oktober

Roni Halim • 30 August 2026 13:21

Bandung: Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Geofisika Kelas I Bandung memprediksi periode puncak musim kemarau di Jawa Barat berlangsung pada September hingga Oktober 2026. Kondisi tersebut dipengaruhi fenomena El Niño yang diperkirakan memiliki intensitas kuat.

Kepala Stasiun Geofisika Kelas I Bandung Suaidi Ahadi mengatakan puncak musim kemarau diperkirakan berlangsung mulai awal September hingga Oktober 2026.

“Di mana puncak musim kemarau akan terjadi mulai awal bulan September hingga bulan Oktober,” kata Suaidi di Bandung, Minggu, 30 Agustus 2026.

Menurut Suaidi, kondisi kemarau diperkirakan mulai berkurang pada November 2026. Hujan diprediksi mulai turun secara bertahap di sejumlah wilayah pada periode tersebut.

Suaidi mengatakan dampak kekeringan sudah dirasakan di sejumlah wilayah Jawa Barat. Berdasarkan pemantauan di Kabupaten Bogor, Garut, Sukabumi, dan Bekasi, pemerintah daerah telah melakukan upaya pemenuhan kebutuhan air bersih bagi masyarakat yang terdampak.
 


Di Kabupaten Bogor, distribusi bantuan air bersih kepada masyarakat diperkirakan telah mencapai sekitar 7 hingga 9 juta liter.

Kondisi tersebut menjadi perhatian selama memasuki periode puncak kemarau. Pemerintah daerah diminta memastikan ketersediaan cadangan air bersih agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi selama kondisi kering berlangsung.

Suaidi mengimbau pemerintah daerah memperkuat persiapan pasokan air bersih, terutama di wilayah yang mulai mengalami dampak kekeringan.


Ilusrasi kekeringan. ANTARA FOTO/Irwansyah Putra/nym.


Selain persoalan ketersediaan air, BMKG mengingatkan masyarakat mengenai potensi kebakaran lahan selama periode kemarau.

Masyarakat diminta tidak melakukan pembakaran lahan pertanian. Kondisi lahan yang kering dapat meningkatkan risiko kebakaran serta berpotensi memperburuk kondisi kabut asap.

BMKG juga mengingatkan pemerintah daerah dan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan selama periode puncak musim kemarau yang diprediksi berlangsung hingga Oktober 2026.

(Whisnu M)