Generasi Muda Didorong Tingkatkan Kompetensi Digital Hadapi AI

Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor. Foto: Dok. Istimewa.

Generasi Muda Didorong Tingkatkan Kompetensi Digital Hadapi AI

Fachri Audhia Hafiez • 29 August 2026 20:47

Jakarta: Generasi muda didorong untuk aktif meningkatkan kemampuan digital di tengah masifnya efisiensi teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI). Teknologi AI dinilai harus disikapi secara positif sebagai sarana pendukung produktivitas kerja, bukan sebagai ancaman.

“AI ini kan alat buatan manusia. Jadi ini mempermudah dan membuat atau menggampangkan untuk kita dalam bekerja, mendukung bekerja,” ujar Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor saat menghadiri Pink Model United Nations (PinkMUN) 2026 di Kampus BINUS, Jakarta, Sabtu, 29 Agustus 2026.
 


Afriansyah menegaskan, generasi muda tidak perlu cemas dalam beradaptasi dengan disrupsi teknologi. Penguasaan kompetensi yang relevan menjadi fondasi utama agar talenta muda Indonesia mampu memanfaatkan kemajuan AI secara optimal dalam dunia kerja.

“Jadi kita tidak usah takut dengan perkembangan AI yang ada. Kita gunakan, manfaatkan dengan sebaik-baiknya sehingga AI ini bisa kita jadikan alat yang betul-betul bisa mempermudah kita dalam bekerja,” kata Afriansyah.

Guna mendukung peningkatan kapasitas SDM secara inklusif, Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menyiagakan 21 Balai Besar Pelatihan Vokasi yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Fasilitas ini siap dikolaborasikan dengan Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) tingkat provinsi hingga kabupaten/kota.

“Kami siap bekerja sama untuk melakukan pelatihan vokasi kepada anak-anak muda kita,” ujar Afriansyah.


Ilustrasi kecerdasan buatan. Foto: Dok. Metrotvnews.com.

Ia menekankan bahwa materi dan peralatan dalam pelatihan vokasi Kemnaker akan terus disesuaikan dengan kebutuhan industri masa kini. Langkah kolaboratif bersama berbagai pihak, seperti gelaran PinkMUN 2026, diharapkan dapat memperkuat kesiapan angkatan kerja muda Indonesia di era digital.

“Program-program terutama untuk peningkatan kompetensi anak-anak muda, khususnya program-program yang tujuannya untuk pengembangan secara masif, sekarang ini adalah program digitalisasi, perkembangan AI yang terus berkembang dan tentunya anak-anak muda harus terus mengikuti perkembangan ini,” kata Afriansyah.

(Fachri Audhia Hafiez)