Daftar 10 Stasiun Kereta Api Tersibuk di Indonesia pada Semester I 2026

Keberangkatan penumpang di Stasiun Yogyakarta. Dokumentasi/Daop 6 Yogyakarta

Daftar 10 Stasiun Kereta Api Tersibuk di Indonesia pada Semester I 2026

Silvana Febiari • 15 September 2026 08:57

Jakarta: PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat lebih dari 23,1 juta pelanggan naik dan turun di 10 stasiun Kereta Api (KA) Jarak Jauh dengan mobilitas tertinggi di Indonesia sepanjang Semester I 2026 (Januari–Juni). Tingginya mobilitas menunjukkan peran kereta api sebagai moda transportasi sekaligus penggerak ekonomi dan pariwisata.

Melansir laman kai.id, perjalanan untuk wisata, bisnis, pendidikan, hingga mudik dan liburan keluarga turut menggerakkan perekonomian di sekitar stasiun. Dampaknya dirasakan sektor hotel, kuliner, UMKM, pusat oleh-oleh, hingga transportasi lanjutan.

Berikut daftar Top 10 Stasiun KA Jarak Jauh dengan Pergerakan Pelanggan Tertinggi Semester I 2026:

  • Pasar Senen – 3.849.606 pelanggan
  • Gambir – 3.227.508 pelanggan
  • Yogyakarta – 3.217.240 pelanggan
  • Semarang Tawang – 2.152.894 pelanggan
  • Surabaya Gubeng – 1.904.845 pelanggan
  • Purwokerto – 1.839.475 pelanggan
  • Surabaya Pasarturi – 1.823.529 pelanggan
  • Semarang Poncol – 1.740.518 pelanggan
  • Solo Balapan – 1.706.290 pelanggan
  • Bandung – 1.694.448 pelanggan

Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, mengatakan tingginya mobilitas pelanggan membuktikan stasiun kini menjadi lebih dari sekadar tempat naik dan turun kereta.

Stasiun-stasiun dengan pergerakan pelanggan tertinggi berada di kota-kota yang menjadi pusat pemerintahan, bisnis, pendidikan, budaya, dan destinasi wisata. Setiap perjalanan pelanggan ikut menghidupkan aktivitas ekonomi di sekitarnya, mulai dari transportasi lanjutan, hotel, kuliner, hingga UMKM lokal.

Pasar Senen kembali menjadi stasiun dengan mobilitas tertinggi di Indonesia. Sebagai salah satu gerbang utama perjalanan kereta dari Jakarta menuju berbagai kota di Pulau Jawa, tingginya aktivitas pelanggan turut menggerakkan roda ekonomi kawasan sekitarnya.

Tak jauh berbeda, Stasiun Gambir tetap menjadi favorit pelanggan yang melakukan perjalanan bisnis, kedinasan, maupun wisata. Lokasinya yang strategis di pusat Jakarta membuat akses menuju kawasan perkantoran, hotel, pusat pemerintahan, hingga destinasi wisata semakin mudah.


Tampak depan Stasiun Gambir. (Dokumentasi/ Wikipedia)


Sementara itu, Stasiun Yogyakarta terus menunjukkan perannya sebagai pintu masuk menuju salah satu destinasi wisata paling populer di Indonesia. Kedekatannya dengan Malioboro, kawasan budaya, kampus, serta beragam pilihan kuliner menjadikan stasiun ini selalu ramai dikunjungi wisatawan maupun masyarakat.

Kota-kota lain seperti Semarang, Surabaya, Purwokerto, Solo, hingga Bandung juga mencatat mobilitas pelanggan yang tinggi. Hal ini menunjukkan semakin besarnya kepercayaan masyarakat terhadap kereta api sebagai pilihan transportasi yang nyaman, aman, dan efisien untuk berbagai kebutuhan perjalanan.

Melihat tingginya mobilitas tersebut, KAI terus berkomitmen meningkatkan kualitas layanan di seluruh stasiun. Berbagai pembenahan terus dilakukan, mulai dari peningkatan kenyamanan ruang tunggu, kemudahan akses, kebersihan, keamanan, informasi perjalanan, hingga integrasi dengan moda transportasi lainnya.

(Silvana Febiari)