Di Tengah El Nino, Produksi Beras Naik Jadi 38,6 Juta Ton

Plt. Direktur Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian, Heru Tri Widarto. Foto: Dok. BNPB.

Di Tengah El Nino, Produksi Beras Naik Jadi 38,6 Juta Ton

Metro TV • 15 September 2026 16:39

Jakarta: Kementerian Pertanian (Kementan) menyebut adanya peningkatan produksi beras di tengah fenomena cuaca El Nino. Kementan mencatat kenaikan produksi beras pada 2026 mencapai 0,20 persen.

“Di tengah El Nino yang cukup kuat ini justru meningkat produksi berasnya. Naik sekitar 0,20 persen, dari tahun lalu 38,5 juta ton menjadi 38,6 juta ton,” kata Plt. Direktur Jenderal Perkebunan Kementan Heru Tri Widarto, dalam konferensi pers daring, Selasa, 15 September 2026.

Selain itu, cadangan beras yang dimiliki Bulog terhitung cukup, yaitu sebesar 4,69 juta ton. Sementara itu, sejumlah komoditas pangan lainnya disebut sudah berhasil swasembada.

“Cadangan beras pemerintah saya sampaikan ada hampir lima juta ton di Bulog. Dan untuk delapan komoditas pangan kita sudah swasembada, beras, cabai besar, cabai rawit, jagung, gula konsumsi, daging ayam ras, telur ayam ras, dan bawang merah,” kata Heru.

Menurut Heru, capaian tersebut hasil dari sinergi berbagai pihak, khususnya petani. Selain itu, didorong sejumlah stimulus dari pemerintah.

“Pemerintah hadir di situ dengan memberikan bantuan alat mesin pertanian, benih, dan sebagainya. Harga pupuk juga kini sudah turun 20 persen,” kata Heru.


Ilustrasi Beras. Foto: MI/Susanto.

Di tengah kondisi musim kemarau dan ancaman bencana kekeringan, Heru menegaskan agar masyarakat tidak perlu khawatir terkait pangan. Khususnya untuk komoditas utama seperti beras, cabai, dan ayam.

“Kami sudah melakukan antisipasi terhadap kekeringan ini yang sangat kuat ya. Tidak perlu ada kekhawatiran, pangan kita cukup untuk komoditas-komoditas utama yang saya sebut,” kata Heru.

(Afifah Alfina)

(Gabriella Thesa Widiari)