Bangkai KM Virgo Transport 8 yang tenggelam di perairan Masalembo, Laut Jawa. Istimewa
Posisi Bangkai KM Virgo Transport 8 Bergeser Lagi 450 Meter, di Bawah Permukaan Air
Lukman Diah Sari • 17 September 2026 00:43
Banjarmasin: Komandan Pangkalan TNI AL (Danlanal) Banjarmasin, Kolonel Laut (P) Galih Nurna Putra, mengungkapkan bahwa bangkai KM Virgo Transport 8 yang mengalami kecelakaan di Laut Jawa bergeser lagi, dan kini berada di bawah permukaan air.
Bangkai kapal tersebut tercatat bergeser sejauh 450 meter, menyusul pergeseran sebelumnya yang mencapai 2.963 meter dari titik koordinat awal kecelakaan pada Minggu, 13 September 2026.
"Yang kemarin terlihat berwarna merah itu sekarang sudah berada di bawah permukaan air, tapi masih terlihat," kata Kolonel Galih saat konferensi pers perkembangan operasi SAR hari keempat di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Rabu malam, 16 September 2026, melansir Antara.

Komandan Pangkalan TNI AL (Danlanal) Banjarmasin Kolonel Laut (P) Galih Nurna Putra (tengah). ANTARA/Tumpal Andani Aritonang
Perubahan kondisi fisik dan posisi bangkai kapal ini, kata Galih, otomatis mengubah rencana taktis yang telah disusun oleh tim penyelam. Petugas harus melakukan observasi ulang untuk memastikan situasi lapangan sesuai dengan data awal sebelum melanjutkan penyelaman secara bertahap.
"Jadi situasi itu pasti akan mengubah perencanaan yang akan dilaksanakan oleh tim penyelam," ujarnya.
Ia menjelaskan, kondisi kapal sebelumnya sempat terpantau terbalik dengan sebagian badan kapal mengapung, sebelum akhirnya perlahan bergeser dan tenggelam sepenuhnya.
KM Virgo Transport 8 sebelumnya berlayar dari Surabaya, Jawa Timur, menuju Banjarmasin sejak 12 September 2026 dengan mengangkut 243 orang. Kapal nahas tersebut menghadapi cuaca buruk hingga hilang kontak, sebelum akhirnya ditemukan di perairan Masalembo pada pukul 02.00 Wita.
Hingga Rabu malam pukul 22.00 Wita, Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) mengonfirmasi sebanyak 114 korban telah ditemukan, dengan rincian 108 orang selamat dan enam orang meninggal dunia. Sebanyak 129 orang lainnya masih dalam proses pencarian.