Kemlu Pastikan Keselamatan WNI Pascagempa Besar Kolombia

Direktur Perlindungan WNI Kemlu RI, Heni Hamidah. Foto: Metrotvnews.com

Kemlu Pastikan Keselamatan WNI Pascagempa Besar Kolombia

Fajar Nugraha • 13 August 2026 19:25

Jakarta: Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia buka suara mengenai status keselamatan WNI pascagempa bumi dahsyat yang mengguncang Kolombia pada Senin, 10 Agustus 2026.

Kemlu memastikan bahwa kondisi para WNI dipastikan aman dari imbas langsung gempa, serta kebutuhan harian mereka masih terpenuhi dengan baik sampai detik ini.

“Berdasarkan pemantauan KBRI kita di Bogota seluruh WNI yang berada di Kolombia dalam keadaan selamat,” ujar Direktur Perlindungan WNI Kemlu RI, Heni Hamidah, Kamis 13 Agustus 2026. 

Ia membeberkan bahwa populasi WNI di Kolombia diperkirakan mencapai 110 orang. Keberadaan mereka terdiri dari beberapa kelompok masyarakat, seperti jajaran KBRI, pegiat misi keagamaan, sampai para pekerja profesional.

Kemlu berjanji akan terus memantau perkembangan situasi secara menerus dan bersiap-siap apabila terjadi bencana lanjutan.

“KBRI Bogota terus memantau perkembangan situasi dan berkoordinasi dengan WNI di wilayah terdampak termasuk menyiapkan langkah-langkah darurat apabila terjadi gempa susulan,” ungkapnya.

Sekadar informasi, gempa bumi dengan Magnitudo 7,4 yang terjadi pada Senin pukul 07.34 waktu setempat bersumber dari Departemen Choco, sejauh 280 km dari Bogota. 

Dampak getarannya menjangkau dan terasa cukup keras di beberapa kota utama, seperti Bogota, Cali, Medellin, Pereira, Manizales, serta Ibague.

Laporan sementara dari pihak berwenang setempat mencatat bahwa insiden gempa bumi ini telah menelan korban jiwa sekurang-kurangnya 265 orang.

(Razaqa Hariz)

(Fajar Nugraha)