Ilustrasi - Warga menggunakan masker saat berjalan di Jakarta. (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A)
Antisipasi Dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau, Masyarakat DKI Diimbau Terapkan 5M
Metro TV • 6 September 2026 19:28
Jakarta: Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengimbau masyarakat melalukan sejumlah langkah untuk mengantisipasi dampak paparan abu vulkanik Gunung Anak Krakatau. Masyarakat diminta menerapkan lima langkah atau 5M untuk mengantisipasi paparan partikel kecil yang dihasilkan dari aktivitas erupsi gunung api tersebut.
Mengutip laman Instagram resmi Pemprov DKI, lima langkah tersebut meliputi memakai masker, menutup akses pintu, jendela, dan sumber air, membatasi aktivitas di luar ruangan, membersihkan abu dengan kain lembab, serta memantau informasi resmi. Langkah tersebut dilakukan untuk mengurangi risiko paparan abu vulkanik terhadap kesehatan masyarakat.
Kelompok Rentan
Pemprov DKI mengungkap ada sejumlah kelompok rentan yang perlu mendapat perhatian dari dampak paparan abu vulkanik Gunung Anak Krakatau. Kelompok tersebut meliputi bayi dan anak-anak, lansia, ibu hamil, penderita asma, penyakit paru obstruktif kronis (PPOK), serta penyakit paru lainnya. Penderita penyakit jantung dan pekerja luar ruangan juga termasuk ke dalam kelompok rentan terhadap paparan abu vulkanik.
“Sobat Jakarta, yuk saling jaga dari potensi paparan abu vulkanik Gunung Anak Krakatau,” tulis akun Instagram Pemprov DKI Jakarta, dikutip pada Minggu, 6 September 2026.
%20DKI%20Jakarta%20mengimbau%20masyarakat%20melalukan%20sejumlah%20langkah%20untuk%20mengantisipasi%20dampak%20paparan%20abu%20vulkanik%20Gunung%20Anak%20Krakatau_%20Dok_%20Instagram%20Pemprov%20DKI.jpg)
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengimbau masyarakat melalukan sejumlah langkah untuk mengantisipasi dampak paparan abu vulkanik Gunung Anak Krakatau. Dok. Instagram Pemprov DKI
Pemprov DKI Jakarta mengimbau masyarakat segera mencari bantuan apabila muncul keluhan sejumlah keluhan kesehatan. Gejala yang perlu diwaspadai antara lain, yakni seperti dada sesak, nyeri dada, batuk terus menerus, gangguan penglihatan, iritasi terasa berat serta gejala penyakit pernapasan atau penglihatan semakin memburuk.
Apa itu Abu Vulkanik?
Mengutip laman resmi Instagram Pemprov DKI Jakarta, abu vulkanik merupakan partikel kecil yang dihasilkan ketika erupsi gunung api. Material tersebut dapat berupa pecahan batuan, mineral, dan material vulkanik lainnya yang dapat tersapu oleh angin, terhirup, serta berisiko bagi kesehatan.
Apabila mengalami keadaan gangguan darurat, masyarakat dapat menghubungi layanan Jakarta Siaga 112. Tidak hanya itu, masyarakat dapat mendatangi fasilitas pelayanan kesehatan (faskes) terdekat untuk mendapat penanganan awal.
(Arini Noviawati Gunawan)