PHR Buka Magang Batch 9, 122 Lulusan Baru Ditempatkan di Riau dan Jakarta

Lulusan magang Pertamina Hulu Rokan. Foto: dok PHR.

PHR Buka Magang Batch 9, 122 Lulusan Baru Ditempatkan di Riau dan Jakarta

Ade Hapsari Lestarini • 4 September 2026 12:39

Pekanbaru: PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) membuka Program Magang Kerja Batch 9 dengan melibatkan 122 lulusan baru yang akan menjalani penugasan selama enam bulan hingga Februari 2027.

Program tersebut resmi dibuka di Rumbai Country Club, Rabu, 2 September 2026. Peserta terpilih akan menjalani penugasan mulai 2 September 2026 hingga 28 Februari 2027.

Dari total peserta, sebanyak 98 orang ditempatkan di wilayah operasi Zona Rokan, Riau, sedangkan 24 orang lainnya ditempatkan di Kantor Pusat Jakarta.

Manager HC Operation & Services PHR Rizka Kurniawan mengatakan program magang tersebut diarahkan untuk meningkatkan kesiapan kerja lulusan baru melalui pengalaman langsung di lingkungan industri.

"Program ini menyediakan kuota khusus bagi putra-putri daerah Riau sebagai bentuk partisipasi aktif perusahaan dalam mendukung target Pembangunan Kapasitas Nasional yang diamanatkan oleh SKK Migas melalui konsep link and match antara dunia pendidikan dan industri," ujar Rizka.

Peserta ditetapkan melalui proses seleksi yang berlangsung sejak Juni hingga Agustus 2026. Dalam pelaksanaannya, peserta diwajibkan menerapkan disiplin kerja serta memenuhi ketentuan keselamatan dan kesehatan kerja (health, safety, and environment/HSE) dan prinsip respectful workplace.


Ilustrasi. Foto: dok PHR.
 

 

Dorong kesiapan tenaga kerja


Sekretaris Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Riau Heru Prayitno mengatakan program magang dapat menjadi salah satu sarana untuk memperkuat kompetensi lulusan baru sebelum memasuki dunia kerja.

Menurut Heru, program tersebut relevan dengan kondisi ketenagakerjaan di Riau yang masih menghadapi tantangan penyerapan tenaga kerja. Ia menyebut jumlah pengangguran di Riau mencapai sekitar 137 ribu orang.

Heru mengatakan pengalaman selama mengikuti program magang dapat menjadi bekal bagi peserta untuk memasuki proses rekrutmen berikutnya, baik di lingkungan PHR maupun perusahaan kontraktor.

"Oleh karena itu, para peserta dituntut untuk senantiasa proaktif, inovatif, dan menempatkan keselamatan kerja sebagai prioritas utama," ujar Heru.

Program magang tersebut melibatkan sejumlah pemangku kepentingan, termasuk Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Riau, Dinas Tenaga Kerja Kota Pekanbaru, SKK Migas Sumbagut, serta perwakilan perguruan tinggi di Riau.

Sejumlah perguruan tinggi yang hadir antara lain Universitas Lancang Kuning, Universitas Riau, Universitas Islam Riau, Politeknik Negeri Bengkalis, dan Politeknik Caltex Riau.

(Ade Hapsari Lestarini)