Presiden akan Buka Pusat Pengolahan Sawit dan Jelantah Jadi Avtur

Presiden Prabowo Subianto. Foto: Antara/HO-Youtube Setpres.

Presiden akan Buka Pusat Pengolahan Sawit dan Jelantah Jadi Avtur

Anggi Tondi Martaon • 9 April 2026 15:19

Jakarta: Presiden Prabowo Subianto akan membuka pusat-pusat pengolahan untuk mengubah kelapa sawit dan minyak jelantah menjadi bahan bakar pesawat avtur. Hal itu sebagai bagian dari pengembangan energi alternatif.

"Beberapa saat lagi kita akan buka pusat-pusat pengolahan, refinery-refinery untuk ini. Kita akan investasi besar-besaran di bidang itu," kata Prabowo dikutip dari Antara, Kamis, 9 April 2026.

Dalam sambutan pada peresmian pabrik perakitan kendaraan komersial berbasis listrik di Magelang, Jawa Tengah, Prabowo mengatakan avtur dapat diproduksi dari kelapa sawit yang melimpah di Indonesia. Bahan baku juga dapat berasal dari minyak jelantah atau limbah sisa minyak goreng yang diolah kembali.

"Sekarang avtur pun bisa dari kelapa sawit, dan kita punya banyak kelapa sawit. Bahkan avtur nanti itu dari jelantah, dari limbah, dari sisanya minyak goreng, kita bisa olah menjadi avtur," ungkap Prabowo.

Sebelumnya dalam taklimat di Istana Kepresidenan, Prabowo mengatakan krisis yang tengah dihadapi dunia akibat perang, menjadi peluang bagi Indonesia untuk mempercepat pengembangan energi baru terbarukan (EBT) demi ketahanan nasional. Presiden mendorong swasembada energi dengan mengembangkan bahan bakar nabati (biofuel) dari singkong dan jagung sebagai alternatif pengganti solar dan bensin. Langkah ini bertujuan mengurangi impor BBM dengan memanfaatkan kekayaan alam dalam negeri.

"Dan kita bisa dari batu bara, kita bisa menghasilkan solar dan bensin dari batu bara, dari singkong, dari jagung," ucapnya.

Ilustrasi kelapa sawit. Foto: Istimewa.

Prabowo mengatakan Indonesia memiliki fondasi ekonomi dan ketahanan energi yang kuat untuk menghadapi krisis global.

Menurutnya, Indonesia relatif aman dari dampak langsung gangguan pasokan energi global karena memiliki sumber energi mandiri.

"Ternyata setelah mengkaji, kita punya kekuatan ekonomi yang cukup kuat," ucap Prabowo.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Anggi Tondi)