Jamaah calon haji dari berbagai kabupaten, kota dan provinsi di Kawasan Indonesia Timur sebelum bertolak ke Makkah, Arab Saudi, Kamis, 21 Mei 2026. ANTARA/HO-Kemenhaj Sulsel
Kloter Terakhir Embarkasi Makassar Berangkat ke Tanah Suci
Silvana Febiari • 21 May 2026 20:55
Makassar: Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Makassar memberangkatkan langsung kelompok terbang (kloter) 43 calon jemaah haji terakhir ke Tanah Suci Makkah, Arab Saudi. Jemaah kloter 43 ini merupakan gabungan dari tiga provinsi yakni Sulawesi Selatan (Sulsel), Maluku Utara (Malut) dan Sulawesi Tenggara (Sultra).
"Alhamdulillah rangkaian proses penerimaan dan pemberangkatan jemaah calon haji tahun 2026 Masehi atau 1447 Hijriyah ini telah selesai dan tuntas," ujar Ketua PPIH Embarkasi Makassar, Ikbal Ismail, dilansir dari Antara, Kamis, 21 Mei 2026.
Ikbal mengatakan, PPIH Sulawesi Selatan (Sulsel) memberangkatkan calon haji dari 10 kabupaten dan kota. Di antaranya Kabupaten Wajo sebanyak 112 calon haji dan Kabupaten Gowa sebanyak 46 calon haji.
Kemudian dari Kabupaten Maros sebanyak 13 calhaj, Bulukumba (17 calhaj), Pangkep (9 calhaj), Pinrang (6 calhaj), Soppeng (8 calhaj), Tana Toraja (7 calhaj), Takalar (5 calhaj) dan Kota Makassar satu orang calhaj.
Sementara dari Provinsi Maluku Utara tersisa empat orang calon haji dan Provinsi Sultra sebanyak 15 orang calon haji, termasuk tiga orang pendamping dan pembimbing haji. Total keseluruhan 246 calon haji.
Dalam sambutannya, Ikbal menyampaikan apresiasi kepada seluruh petugas dan pihak yang masih mendampingi proses pemberangkatan jemaah hingga kloter terakhir gelombang kedua Embarkasi Makassar.
"Kloter 43 ini kloter nusantara karena di dalamnya terdapat jemaah 10 kabupaten di Sulsel, ditambah jemaah dari provinsi Sultra, dan Maluku," ucapnya.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Sulawesi Tenggara H. Muhammad Lalan Jaya yang turut hadir dalam pelepasan jemaah Kloter 43 UPG bersama Koordinator Bidang Penerimaan dan Pemberangkatan PPIH Embarkasi Makassar yang juga Kepala Bagian Tata Usaha Kemenhaj Sulsel H Muflihuddin Syam.
“Terima kasih kepada seluruh petugas PPIH, bidang penerimaan dan pemberangkatan, serta para petugas kloter yang tetap setia mendampingi jamaah hingga akhir proses pemberangkatan,” ujarnya.

Kepala Kanwil Kemenhaj Sulsel Ikbal Ismail saat melepas dan menutup prosesi pemberangkatan jamaah calon haji kloter 43 di Asrama Haji Sudiang Makassar, Kamis, 21 Mei 2026. ANTARA/HO-Kemenhaj Sulsel
Dalam arahannya, Ikbal menekankan pentingnya pemahaman jemaah terkait pelaksanaan manasik, khususnya perbedaan antara haji ifrad dan haji tamattu’. Ia menjelaskan, jemaah yang melaksanakan haji ifrad akan langsung berniat haji di atas pesawat sekitar satu jam sebelum mendarat di Jeddah.
“Bagi jemaah haji ifrad, niatnya langsung untuk haji. Sedangkan jemaah haji tamattu’ berniat umrah terlebih dahulu saat melintasi Yalamlam di atas pesawat,” jelasnya.
Ia juga meminta para pembimbing ibadah untuk terus mengingatkan jemaah terkait waktu dan tata cara berniat selama perjalanan menuju Tanah Suci. Menurutnya, jemaah haji tamattu’ nantinya akan kembali berihram untuk haji pada 8 Zulhijjah setelah sebelumnya menyelesaikan umrah dan melepas pakaian ihram.