Kepala Dinas DPRKP DKI Jakarta, Kelik Indriyanto. Foto: Metro TV/Arbida
50 RW Kumuh Jakarta Ditangani Tahun Depan
Arbida Nila Hastika • 22 May 2026 15:41
Jakarta: Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) Provinsi DKI Jakarta, Kelik Indriyanto, akan menangani 50 rukum warga (RW) kumuh tahun depan. Jakarta Barat dan Jakarta Utara, menjadi kota administrasi dengann RW kumuh terbanyak di DKI.
“Kita akan mengusulkan lagi nanti, mana memang benar-benar perlu (ditangani), kita tangani terlebih dahulu,” ujar Kelik pada media di komplek DPRKP Jakarta, Jumat, 22 Mei 2026.
Meskipun demikian, Kelik menyebut kualitas permukiman kumuh di Jakarta terus mengalami perbaikan. Berdasarkan data terbaru, jumlah RW kumuh di Jakarta menyusut.
Kelik menyebut jumlah RW kumuh menyusut, yakni dari 445 menjadi 421 RW. Meski demikian, Kelik tak menampik masih ada RW kumuh di Jakarta Barat dan Jakarta utara.
"Memang itu yang paling banyak ya. Dan Alhamdulillah sudah tidak ada yang kumuh berat, itu yang kami syukuri,” ujar Kelik

Kepala Dinas DPRKP DKI Jakarta, Kelik Indriyanto. Foto: Metro TV/Arbida
Untuk memaksimalkan penanganan, DPRKP DKI akan bekerja sama secara intensif dengan Badan Pusat Statistik (BPS) DKI Jakarta. Langkah ini dilakukan guna memetakan sebaran wilayah hingga ke tingkat RT.
Sesuai indikator BPS, keberadaan satu RT kumuh dalam suatu wilayah sudah cukup membuat RW tersebut dikategorikan sebagai RW kumuh.