Ilustrasi. Foto: Dok istimewa
Transformasi Digital Bawa Bank Lebih Dekat dengan Nasabah
Eko Nordiansyah • 9 August 2026 20:35
Jakarta: Bank Jakarta memperkenalkan wajah digital barunya melalui laman resmi bankjakarta.co.id. Transformasi digital tersebut menjadi bagian dari langkah perseroan membangun pengalaman perbankan yang lebih modern, mudah digunakan, intuitif, dan berorientasi pada kebutuhan nasabah.
Direktur Utama Bank Jakarta, Agus H. Widodo mengatakan, perubahan tidak sebatas mengganti alamat laman dari bankdki.co.id menjadi bankjakarta.co.id. Lebih dari itu, perubahan merupakan bagian dari transformasi menyeluruh untuk menghadirkan pengalaman digital yang mencerminkan wajah baru Bank Jakarta.
“Selama bertahun-tahun masyarakat mengenal kami melalui bankdki.co.id. Sekarang bukan hanya domainnya yang berubah. Kami ingin digital experience Bank Jakarta juga mencerminkan bank yang sedang kami bangun, lebih fresh, lebih modern, lebih intuitif dan lebih customer centric,” ujar Agus dalam keterangan tertulisnya, Minggu, 9 Agustus 2026.
Menurut Agus, perkembangan Jakarta sebagai kota global harus diikuti dengan peningkatan kualitas layanan perbankan. Bank Jakarta dituntut untuk menjadi institusi yang semakin modern, profesional, sehat, kompetitif, sekaligus tetap dekat dengan masyarakat melalui layanan yang berkualitas dan menjawab kebutuhan nasabah.
Agus menambahkan, Bank Jakarta tidak ingin masyarakat memilih perseroan semata-mata karena statusnya sebagai bank milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Menurutnya, kepercayaan nasabah harus dibangun melalui kualitas dan kemampuan Bank Jakarta memberikan layanan terbaik.
“Kami tidak ingin masyarakat memilih Bank Jakarta hanya karena kami milik Pemprov DKI. Kami ingin dipilih karena memang layak untuk dipilih. Itulah Bank Jakarta yang sedang kami bangun,” katanya.

(Bank Jakarta mengganti alamat laman dari bankdki.co.id menjadi bankjakarta.co.id. Foto: Dok istimewa)
Sponsorship menjadi partnership
Bank Jakarta juga memperkuat kedekatan dengan masyarakat melalui kolaborasi bersama Persija Jakarta. Kerja sama dengan Persija tidak sekadar sponsorship atau pemasangan logo Bank Jakarta di jersey, namun mempertemukan dua ekosistem besar yang tumbuh bersama Jakarta, yakni perbankan dan sepak bola.“Persija membawa nama Jakarta di dada. Bank Jakarta membawa nama Jakarta dalam identitas kami. Kita lahir dan tumbuh bersama di kota yang sama dan membawa satu nama, yaitu Jakarta,” ujar Agus.
Menurut dia, Persija memiliki basis pendukung yang besar dan fanatik melalui The Jakmania. Potensi tersebut dinilai dapat dikembangkan menjadi berbagai program yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat dan keluarga besar Persija.
“Kerja sama ini bukan sekadar sponsorship dan bukan hanya soal logo Bank Jakarta di jersey Persija. Kami ingin mempertemukan dua ekosistem besar Jakarta, yaitu Persija dengan sepak bola komunitas dan passion yang luar biasa, serta Bank Jakarta dengan layanan keuangan, teknologi, dan ekosistem kota yang kami layani,” jelasnya.
Agus berharap transformasi Bank Jakarta dan pembaruan Persija dapat berjalan beriringan. Keduanya diharapkan mampu memberikan kontribusi lebih besar bagi warga Jakarta, terlebih ibu kota tengah menuju momentum bersejarah 500 tahun pada 2027.
“Mudah-mudahan musim ini bukan hanya Persija yang naik kelas, Bank Jakarta juga. Ada satu target yang mungkin tidak tertulis di kontrak dengan Persija, tetapi saya yakin seluruh Jakmania punya target yang sama. Persija mesti juara,” tegas Agus.