Direktur Utama Bank Jakarta Agus H. Widodo (kanan). Foto: Dok istimewa
Jurus Bank Jakarta Perkuat Layanan Keuangan dan Transformasi Digital
Eko Nordiansyah • 9 August 2026 19:25
Jakarta: Bank Jakarta memperkuat kolaborasinya dengan Persija Jakarta sebagai Official Partner di musim kompetisi 2026-2027. Lebih dari sekadar sponsorship, kolaborasi United for Jakarta ini diarahkan menjadi kemitraan strategis yang mempertemukan ekosistem sepak bola dan komunitas Persija dengan layanan keuangan serta transformasi digital Bank Jakarta.
Direktur Utama Bank Jakarta Agus H. Widodo mengatakan, terdapat kesamaan identitas yang kuat di balik kolaborasi kedua institusi. Ia mengungkapkan, Persija membawa nama Jakarta di dada, sementara Bank Jakarta membawa nama Jakarta dalam identitas sebagai lembaga keuangan.
"Keduanya lahir dan tumbuh bersama kota yang sama. Karena itu, bagi kami kolaborasi ini bukan sekadar sponsorship, tetapi bagaimana dua ekosistem besar Jakarta dapat menciptakan value yang lebih luas bagi masyarakat," ujar Agus dalam keterangan tertulisnya, Minggu, 9 Agustus 2026.
Menurut Agus, Bank Jakarta ingin membawa kerja sama tersebut lebih dari sekadar brand visibility menuju engagement yang dapat dirasakan langsung oleh keluarga besar Persija dan The Jakmania. Menurunya, kerja sama ini lebih dari sponsor menjadi kemitraan, dari visibilitas menjadi pengalaman.
"Kami ingin kolaborasi ini nantinya menghadirkan program, benefit dan pengalaman yang relevan bagi keluarga besar Persija dan The Jakmania, sekaligus semakin mendekatkan Bank Jakarta dengan kehidupan masyarakat Jakarta," katanya.
Bank Jakarta akan mengembangkan berbagai aktivasi bersama Persija, termasuk pemanfaatan layanan perbankan dan digital pada ekosistem Persija, program loyalitas, benefit bagi suporter serta program kolaboratif sepanjang musim kompetisi. Langkah tersebut melengkapi integrasi layanan perbankan digital pada Persija Store, Persija Café dan Persija Access.

(Bank Jakarta memperkuat kolaborasinya dengan Persija Jakarta sebagai Official Partner di musim kompetisi 2026-2027. Foto: Dok istimewa)
New Coach, New Energy
Kolaborasi musim 2026–2027 juga berlangsung bersamaan dengan dimulainya era baru Persija bersama pelatih Shin Tae-yong dan sejumlah pemain baru. Agus menyambut kehadiran Shin yang sebelumnya dikenal luas melalui kiprahnya bersama Tim Nasional Indonesia.Ia berharap pengalaman dan winning spirit pelatih asal Korea Selatan tersebut dapat memberikan energi baru bagi Macan Kemayoran. Menariknya, menurut Agus, filosofi permainan yang ingin dibangun Shin Tae-yong memiliki kesamaan dengan spirit transformasi yang saat ini sedang dijalankan Bank Jakarta.
"Spirit itu juga yang sedang kami bangun di Bank Jakarta: lebih cepat, lebih agile, lebih berani menangkap peluang, dan seluruh organisasi bergerak sebagai one team. Mudah-mudahan musim ini bukan hanya Persija yang naik kelas, Bank Jakarta juga," ujar Agus.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung turut menyampaikan harapan agar sinergi Bank Jakarta dan Persija dapat memberikan dampak positif sekaligus mendorong prestasi klub kebanggaan masyarakat Jakarta. Terlebih, Jakarta tengah menuju momentum bersejarah lima abad pada 2027.
"Saya berharap Persija Jakarta dapat memberikan prestasi terbaik dengan menjuarai Liga Super Indonesia musim 2026–2027. Ini akan menjadi kado terindah bagi warga Jakarta dan Jakmania dalam menyambut peringatan lima abad Kota Jakarta pada 2027," ujar Pramono.
Bank Jakarta Ingin Dipilih karena Layak Dipilih
Lebih jauh, Agus menegaskan, kolaborasi dengan Persija maupun pembaruan kanal digital merupakan bagian dari meningkatkan kelas Bank Jakarta seiring transformasi Jakarta menuju kota global. Perubahan perilaku masyarakat dan teknologi menuntut Bank Jakarta terus meningkatkan kapabilitas dan daya saing."Jakarta sedang bergerak menuju kota global. Maka bank yang membawa nama Jakarta juga harus terus meningkatkan kelasnya. Kami ingin Bank Jakarta semakin modern, profesional, digital, sehat dan kompetitif, tetapi tetap dekat dengan masyarakat," ujar Agus.
Ia menegaskan, status sebagai bank milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta merupakan kekuatan, namun tidak boleh menjadi satu-satunya alasan masyarakat menggunakan Bank Jakarta. Melalui semangat United for Jakarta, Bank Jakarta memperkuat relevansinya dalam kehidupan urban masyarakat.
"Kami tidak ingin masyarakat memilih Bank Jakarta hanya karena kami bank milik Jakarta. Kami ingin dipilih karena memang layak untuk dipilih. Itulah Bank Jakarta yang sedang kami bangun," tegas Agus.