Anggota Komite Eksekutif PSSI Vivin Cahyani Sungkono (kanan) menyampaikan paparan saat konferensi pers Indonesia Womens League 2026 di Jakarta, Selasa (11/8/2026).ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto.jpg
Pemain Diaspora Estella Loupatty dan Isabelle Nottet Gabung Klub Liga Putri Indonesia
Achmad Zulfikar Fazli • 11 August 2026 17:41
Jakarta: Anggota Komite Eksekutif PSSI Vivin Cahyani Sungkono memastikan dua pemain diaspora Timnas putri Indonesia akan bergabung dengan klub peserta Liga Putri Indonesia atau Indonesia Women's League musim depan. Kedua pemain itu, yakni Estella Loupatty dan Isabelle Nottet.
"Kebetulan kalau yang musim pertama ini baru ada dua pemain diaspora yang bergabung. Saya tahu butuh waktu untuk meyakinkan mereka mau join di liga putri kita. Yang pertama Isabelle Nottet, yang kedua Estella Loupatty," kata Vivin pada jumpa pers Liga putri Indonesia 2026/27 di Kantor I.League, Jakarta, dilansir dari Antara, Selasa, 11 Agustus 2026.
Liga Putri Indonesia musim depan diikuti enam klub, yaitu Persija Jakarta, Persita Tangerang, Dewa United FC, FC Bekasi City, Persikad Depok, dan Garudayaksa FC. Namun, Vivin tidak mengungkap klub yang akan menampung Isabelle dan Estella. Kedua pemain itu masuk sebagai kategori marquee player di Liga Putri Indonesia.
Setiap klub di kompetisi sepak bola putri musim ini mendapatkan jatah pemain Timnas putri Indonesia. Namun, Isabelle dan Estella tak masuk dalam kategori tersebut.
Baca Juga :
Liga Putri Indonesia Dimulai 17 Oktober 2026
_%20Dok_%20PSSI.jpg)
Pemain Timnas Putri Indonesia Estella Loupatty (kanan). Dok. PSSI
Dalam kesempatan yang sama, Vivin menjelaskan tak ada grade tertentu untuk empat pemain asing yang boleh didaftarkan masing-masing klub di Liga Putri Indonesia.
"Kalau levelnya yang pernah main di Piala Dunia mungkin tarifnya lebih banyak, perlu klub dari liga yang ikut liga juga subsidi. Ya kita serahkan semua ke kemampuan dari masing-masing klub untuk cari pemain asingnya. Itu kira-kira," tambah Vivin.
Liga Putri Indonesia 2026/27 menggunakan format kompetisi sistem triple round-robin terpusat di Stadion Soemantri Brodjonegoro, Jakarta Selatan. Persita melawan Persija sebagai laga pembuka.
Setiap klub akan bermain minimal 15 kali untuk satu musimnya dengan konsep pertandingan sports festival. Ini merupakan jumlah pertandingan di babak awal. Empat klub teratas di babak awal akan melaju ke babak semifinal, dan pemenang akan bermain pada final.