Suasana jumpa pers Indonesia Women's League 2026/27 di Kantor I.League, Jakarta, Selasa (11/8/2026). (ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto)
Liga Putri Indonesia Dimulai 17 Oktober 2026
Achmad Zulfikar Fazli • 11 August 2026 16:48
Jakarta: Liga Putri Indonesia (Indonesia Women's League) 2026/27 akan dimulai pada 17 Oktober 2026. Persita Tangerang melawan Persija Jakarta akan menjadi pertandingan pembuka.
"Kami memang punya kerinduan yang sangat besar untuk bisa mendapatkan kesempatan menyelenggarakan Liga Putri secara konsisten. Karena apa yang sudah kami selenggarakan pada tahun-tahun sebelumnya itu seperti kembang api. Jadi nyala dan sebentar saja mati," kata anggota Komite Eksekutif PSSI Vivin Cahyani Sungkono dalam jumpa pers di Kantor I.League, Jakarta Selatan, dilansir dari Antara, Selasa, 11 Agustus 2026.
Laga pembuka akan digelar di Stadion Soemantri Brodjonegoro, Jakarta Selatan. Stadion itu menjadi lokasi semua laga Liga Putri Indonesia yang diikuti enam klub, yaitu Persija, Persita, Dewa United FC, FC Bekasi City, Persikad Depok, dan Garudayaksa FC.
Format kompetisi musim 2026-2027 menggunakan sistem triple round-robin secara terpusat di Jakarta. Tiap klub akan bermain minimal 15 kali untuk satu musimnya dengan konsep sports festival.
Jumlah pertandingan itu pada babak awal. Empat klub teratas akan memainkan babak semifinal, lalu pemenangnya bermain pada final.
CEO Liga Putri Indonesia Teddy Tjahjono menjelaskan pertandingan kompetisi itu diperkirakan berakhir Januari 2027 atau sebelum puasa Ramadan. Pertandingan Liga Putri Indonesia akan dimainkan setiap akhir pekan, namun menjelang akhir kompetisi direncanakan digelar dua kali setiap pekan.
"Ada beberapa pertandingan yang mungkin akan kami gabung dengan pertandingan untuk Super League. Misalnya, satu klub Persija sedang melawan Persita di GBK. Jadi yang putra Super League, jadi mungkin pada sore hari akan ada pertandingan putri dulu," kata Teddy.
.jpg)
Timnas Senior Putri Indonesia. (Dok. PSSI)
Dia menjelaskan penggabungan pertandingan dalam satu hari bertujuan agar Liga Sepak Bola Putri Indonesia mendapatkan perhatian dan promosi lebih dalam industri olahraga Tanah Air, terutama kepada penonton dalam negeri.
Setiap klub boleh mendaftarkan maksimal empat pemain asing di Liga Putri Indonesia, selain penguatan pemain timnas putri Indonesia di setiap klub.