18 Ribu Warga Banjarnegara Terdampak Kekeringan

Petugas BPBD Kabupaten Banjarnegara menyalurkan bantuan air bersih bagi warga terdampak kekeringan di Banjarnegara, Jawa Tengah, Sabtu (8/8/2026). ANTARA/HO-BPBD Banjarnegara

18 Ribu Warga Banjarnegara Terdampak Kekeringan

Whisnu Mardiansyah • 9 August 2026 12:36

Banjarnegara: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, telah mendistribusikan air bersih sebanyak 3.198.600 liter kepada warga yang terdampak kekeringan. Bantuan ini menjangkau 18.172 jiwa.

Kepala Pelaksana BPBD Banjarnegara, Aji Piluroso, menyampaikan penyaluran air dilakukan secara bertahap untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat yang kesulitan mendapatkan air akibat musim kemarau.

"Penyaluran terus kami lakukan sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan kondisi wilayah yang terdampak kekeringan," katanya di Banjarnegara, seperti dilansir Antara, Minggu, 9 Agustus 2026.

Berdasarkan data BPBD per Sabtu, 8 Agustus 2026, air bersih telah disalurkan sebanyak 742 ritase kepada 5.466 kepala keluarga atau setara 18.172 orang.

Aji menjelaskan, bantuan yang bersumber dari APBD Kabupaten Banjarnegara ini menyasar 21 desa dan 6 kelurahan di 10 kecamatan.
 


Pada Sabtu (8 Agustus), BPBD kembali menyalurkan air ke sejumlah titik, seperti Desa Somawangi dan Jalatunda di Kecamatan Mandiraja, Desa Karangjambe di Wanadadi, serta Desa Rakitan di Madukara. Distribusi juga dilakukan ke Kelurahan Sokanandi dan Kuta di Kecamatan Banjarnegara, serta Kelurahan Rejasa di Madukara.

"Pada pengiriman 8 Agustus kami menyalurkan sebanyak 19 ritase dengan total 113.000 liter air bersih," ujarnya.



Ilustrasi kemarau. ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi/foc.


Proses distribusi melibatkan tiga unit kendaraan tangki BPBD, tiga unit kendaraan bak terbuka BPBD, satu unit tangki PMI, serta dua unit mobil pemadam kebakaran. BPBD akan terus memantau perkembangan kekeringan dan kebutuhan masyarakat untuk menentukan prioritas wilayah penerima bantuan.

"Penyaluran akan terus dilakukan selama masyarakat masih membutuhkan bantuan air bersih," katanya.

Aji berharap bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat, terutama di wilayah yang sumber airnya mulai mengering akibat kemarau.

(Whisnu M)