BNPB Percepat Penanganan Empat Kubangan Dampak Gempa Sigi

Bangunan rumah warga mengalami kerusakan akibat gempa bumi Magnitudo 6,7 yang mengguncang Sulawesi Tengah pada Selasa, 16 Juni 2026. Foto: BPBD Kabupaten Poso

BNPB Percepat Penanganan Empat Kubangan Dampak Gempa Sigi

Silvana Febiari • 20 June 2026 20:13

Sigi: Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mempercepat penanganan empat kubangan yang terbentuk akibat gempa bumi di wilayah Nokilalaki, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah. Kondisi ini dikhawatirkan dapat memicu banjir bandang apabila tidak segera diatasi. 

"Jadi alat berat yang susah masuk itu terkait dengan potensi ancaman bencana di atas gunung yang lokasinya masuk dalam kawasan di Taman Nasional Lore Lindu," kata Kepala BNPB Suharyanto, dilansir dari Antara, Sabtu, 20 Juni 2026. 

Menurut dia, penanganan longsoran di kawasan Taman Nasional Lore Lindu tidak akan menggunakan alat berat. Langkah ini dilakukan untuk menghindari kerusakan pada kawasan tersebut.
 


"Sudah ada kesepakatan bahwa longsoran di atas gunung itu akan dijebol menggunakan pompa alkon," jelasnya. 

Sementara itu, Bupati Sigi Moh Rizal Intjenae menyebutkan nantinya seluruh penanganan kubangan tersebut tetap memperhatikan keselamatan masyarakat sekitar. Langkah penanganan juga akan memperhatikan kelestarian lingkungan di kawasan Taman Nasional Lore Lindu.

"Untuk penanganan ini harus berhati-hati dan memang harus ada izin khusus sebab berada di kawasan Taman Nasional Lore Lindu," ucap Rizal.


Kepala BNPB Suharyanto (kanan) saat menemui masyarakat terdampak gempa bumi di Desa Kamarora, Kecamatan Nokilalaki, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah (Sulteng) pada Sabtu, 20 Juni 2026. ANTARA/Moh Salam

Berdasarkan data BPBD Sigi per 20 Juni, jumlah rumah rusak akibat bencana gempa bumi di daerah itu mencapai 2.335 unit. Terdiri dari rusak ringan 1.955 rumah, rusak sedang 226 unit dan rusak berat 154 unit.

Sementara itu terdapat penambahan total korban dan terdampak sebanyak 8.586 jiwa dengan 2.775 kepala keluarga pada bencana gempa bumi di Kabupaten Sigi. Rinciannya korban luka berat 17 orang dan luka ringan 108 orang dengan tiga warga meninggal dunia.

BMKG melaporkan gempa bumi tektonik dengan magnitudo 6,7 mengguncang wilayah Sigi, Parimo, Donggala dan Kota Palu, Sulteng, pukul 10.27 WIB, Selasa, 16 Juni 2026. 

(Silvana Febiari)