Kondisi lokasi tanah longsor di Dukuh Sedayu, Desa Talun, Kecamatan Ngebel, Ponorogo, Jawa Timur. ANTARA/HO - Prastyo
Tebing Curam di Ponorogo Ancam Permukiman, BPBD Gandeng Ahli Geologi
Lukman Diah Sari • 14 April 2026 22:43
Ponorogo: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, melibatkan tim ahli geologi untuk mengkaji potensi longsor yang mengancam tiga rumah warga di Dukuh Sedayu, Desa Talun, Kecamatan Ngebel. Pihak BPBD Kabupaten Ponorogo telah mengirimkan surat permohonan peninjauan kepada BPBD Provinsi Jawa Timur dan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG).
“Kami sudah berkirim surat ke BPBD Provinsi Jawa Timur dan PVMBG untuk dilakukan pengecekan langsung di lokasi,” kata Kepala Pelaksana BPBD Ponorogo Masun, melansir Antara, Selasa, 14 April 2026.
“Kalau hujan deras, material di atas sangat berpotensi turun dan bisa mengarah ke rumah warga,” ungkap dia.
.jpg)
Ilustrasi. Medcom.id
Ia menambahkan material longsoran di lokasi tersebut masih labil dan berbeda dengan kejadian longsor sebelumnya yang sempat ditangani melalui relokasi pada 2022.
“Lokasi ini materialnya masih aktif sehingga perlu kajian lebih lanjut dari tim ahli,” ujar dia.
Tiga rumah yang berada tepat di bawah tebing itu dihuni oleh tiga kepala keluarga (KK) dan kini masuk kategori rawan bencana. BPBD mengimbau warga setempat meningkatkan kewaspadaan dan segera mengungsi apabila muncul tanda-tanda pergerakan tanah.
“Kami minta warga tetap waspada dan segera mengungsi jika ada tanda-tanda pergerakan tanah,” pesan Masun.